Nasional
Kisah 2 Presiden Indonesia yang Sering Bikin Paspampres Kewalahan Beri Pengawalan
Jadi Paspampres lebih ramah dan merakyat. Tetapi itu dilakukan tanpa mengurangi posedur tetap dalam tata cara pengamanan Presiden RI.
Presiden Jokowi yang merasa diatur-atur Paspampres menyatakan “tidak suka”.
Bahkan Jokowi sampai pernah mengatakan :
“Paspampres harus mampu mengamankan saya dalam kegiatan apapun.”
“Mereka harus mampu mengikuti cara kerja Presiden.”
“Bukan malah Presiden yang mengikuti cara kerja Paspampres.”
Akibat teguran Presiden Jokowi yang selalu ingin menyatu dengan rakyatnya dalam semua kegiatan tanpa mendapat halangan itu, Paspampres pun mengubah doktrin cara pengamanannya.
Paspampres harus mampu menyesuaikan diri dengan semua kegiatan Presiden Jokowi.
Jadi Paspampres lebih ramah dan merakyat.
Tetapi itu dilakukan tanpa mengurangi posedur tetap dalam tata cara pengamanan Presiden RI.
Memang Paspampres perlu usaha lebih keras untuk melaksakan teknik pengamanan sesuai selera Presiden Jokowi.
Sebab, tiba-tiba Jokowi suka ‘nyelonong’ menemui warga atau jajan kuliner.
Jika Presiden RI selalu dalam kondisi nyaman dan aman, justru bagi Paspampres kondisi itu merupakan situasi serta kondisi yang berbahaya.
Meskipun tampak lebih ramah dan tidak memasang wajah sangar, Paspampres tetap merupakan personel TNI.
Makanya Paspampres pun adalah pihak yang paling waspada, paling cepat bereaksi, dan siap menjadi tameng peluru bagi Presiden RI.
Tidak peduli bahwa secara psikologis Presiden RI yang sedang dikawalnya suka atau tidak suka dengan sepak terjang para personel Paspampres.
Berita ini sudah dimuat di tribunwow.com dengan judul Kisah 2 Presiden Indonesia yang 'Tak Suka' Dikawal Bikin Paspampres Putar Otak untuk Menjaganya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/prajurit-di-mako-paspampres-jakarta_20171218_190452.jpg)