Sabtu, 30 Mei 2026

Kediri

Kasus Pembunuhan Perempuan Bercadar di Kediri, Diduga Ada Unsur Asmara, Pelakunya Ternyata

Bahkan, kabar kedekatan mereka sudah diketahui pihak keluarga dan teman-teman di lingkungan alumni sekolahnya.

Tayang:
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/M Romadoni
Jenazah wanita bercadar tergeletak di halaman Masjid Anas Bin Faadolah, Desa Menang, Pagu, Kabupaten Kediri, Kamis (4/1/2018). 

Pemeriksaan tersebut dilakukan secara intensif, karena tersangka M, tidak kooperatif ketika menjalani pemeriksaan.

Informasinya, tersangka M, telah menunjuk kuasa hukumnya.

Terlihat, pengacaranya mendampingi dalam setiap kegiatan pemeriksaan.

Diketahui, tersangka adalah pengusaha sukses di Merauke, Papua.

Rencananya, Sat Reskrim Polres Kediri akan menggelar rekontruksi pembunuhan yangv telah menewaskan perempuan bercadar di halaman masjid Pagu, Kabupaten Kediri.

Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Hanif Fatih Wicaksono mengatakan apabila tidak ada halangan pihaknya akan secepatnya melakukan gelar rekonstruksi.

Namun pihaknya belum dapat memastikan reka itu akan dilakukannya.

"Kami masih mempersiapkan mekanisme reka ulang, terkait materi dan para saksi," ujarnya.

Agustina (40), kakak korban, mengatakan perbuatan tersangka pada korban sungguh tidak manusiawi.

"Dia itu (tersangka) sudah saya anggap sebagai adik saya sendiri, tak disangka kelakuannya," katanya kepada SURYAMALANG.COM.

Dipaparkannya, suami korban, Sunaryo diminta untuk datang oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kediri.

Kedatangannya kesana sebagai pemeriksaan lanjutan untuk memberikan keterangan terkait kasus pembunuhan terhadap korban Nurul Khotimah.

"Mas Naryo di panggil ke Polres Kediri," ucapnya.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved