Sidoarjo
VIDEO 'Nyoentik Mayit' Heboh, Lihat Ekspresi Dokter dan Perawat di Video Ini, Kasusnya Berlanjut
Ketika ditanya kenapa tak memberikan penanganan serius, si dokter malah terlihat kebingungan.
Penulis: Irwan Syairwan | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM - Video viral terkait keluhan layanan rumah sakit kembali muncul.
Kali ini video yang jadi viral menunjukkan kemarahan keluarga pasien kepada dokter dan perawat ternyata terjadi di RS Siti Khodijah, Taman, Sidoarjo.
Keluarga pasien ini marah karena menilai rumah sakit telah gagal menangani pasien.
Tak hanya marah, keluarga pasien ini ternyata sudah mempolisikan pihak rumah sakit ke Polda Jatim.
Daud Hamzah pembuat video yang juga erupakan keluarga pasien yang merasa dirugikan rumah sakit menyatakan ibunya (Supariyah, 67) meninggal di RS tersebut pada 21 Desember 2017 lalu pukul 21.30 WIB.
"Meninggal karena saya menduga ibu saya diterlantar dan kemungkinan juga ada dugaan malapraktik terhadap ibu saya," kata Hamzah saat ditemui di rumahnya.
Hamzah menuturkan pada 20 Desember ibunya mengeluhkan pusing dan mual. Kemudian Hamzah membawa ibunya ke RS tersebut.
Saat tiba di RS, petugas resepsionis mengatakan ke Hamzah tak ada kamar kosong.
Kemudian Hamzah menanggapi petugas tersebut ingin memasukan ibunya sebagai pasien umum, bukan pasien JKN (BPJS).
"Petugasnya langsung mengatakan ada satu kamar kosong. Akhirnya ibu saya masuk pukul 11.30 WIB," sambungnya.
Mendapatkan ruang perawatan tak berarti mendiang Supariyah ditangani secara medis.
Hamzah mengaku ibunya dijanjikan akan ditangani dua dokter spesialis dalam dan syaraf.
Namun hingga keesokan harinya, ibunya sama sekali tak ditangani secara medis.
"Hingga malam hari keesokan harinya sampai keadaan ibu saya kritis juga belum ditangani. Saat itu pukul 20.00 WIB," ujarnya.
Hamzah yang sudah emosi meminta perawat untuk segera memanggil dokter spesialis yang dijanjikan itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/korban-rs-khadijah_20180129_141319.jpg)