Yogyakarta

Mahasiswi di Yogyakarta Rela Buka Baju saat Video Call, Begini Akibatnya

MAHASISWI RELA BUGIL DEMI POLISI MUDA PUJAAN HATI. Dia di #Yogyakarta, si polisi asal #Ngawi. Ternyata oh ternyata...

Editor: yuli
youtube
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, YOGYAKARTA - Polisi Sleman, Yogyakartameringkus Dwi (35), pria asal Ngawi, Jawa Timur, karena berusaha memeras seorang mahasiswi di Yogyakarta.

Saat beraksi, Dwi mengaku sebagai anggota Brimob dan lewat bujuk rayunya meminta seorang mahasiswi di Yogyakarta melakukan aksi pornografi lewat video call.

Kapolsek Depok Barat, Kompol Sukirin Hariyanto, menjelaskan, pelaku menggunakan media sosial Instagram untuk mencari korbannya.

"Pelaku ini mengaku sebagai sebagai anggota Brimob dengan pangkat AKP," ujar Kompol Sukirin Hariyanto, Selasa (6/2/2018).

Lewat akun Instagram itulah Dwi yang merupakan warga Ngawi, Jawa Timur, merayu korbannya. Setelah berhasil mengambil hati korbannya, pelaku meminta nomor WhatsApp.

Pelaku lantas mengajak berkomunikasi dengan korban via video call. Saat itulah pelaku meminta korban yang merupakan seorang mahasiswi ini untuk membuka bajunya.

"Saat video call, pelaku meminta korban membuka bajunya. Tanpa sepengetahuan dan izin korban, pelaku ini men-screen shoot video itu," kata Sukirin.

Seusai video call, pelaku mengirimkan hasil screen shoot kepada korban. Setelah itu, pelaku mengancam korban akan menyebarkan hasil screen shoot itu jika tidak menyetorkan uang.

"Pelaku mengancam korban akan menyebarkan jika tidak menyetorkan uang. Pelaku meminta uang kepada korban sebesar Rp 2 juta," bebernya. kompas.com

Dwi saat berada di Mapolsek Depok Barat, Sleman.
Dwi saat berada di Mapolsek Depok Barat, Sleman. (KOMPAS.com/Wijaya Kusuma)
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved