Minggu, 19 April 2026

Madiun

Perempuan Muda Nekat Lompat ke Sungai Bengawan, Ternyata Sempat Kirim SMS ke Ayahnya

Saat itu, Sarino sudah sangat mengantuk dan sempat membalas SMS dari putri pertamanya itu.

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Rahardian Bagus Priambodo
Foto korban Hani di medsos dan tim pencarian korban saat berkoordinasi, Kamis (8/2/2018) 

SURYAMALANG.COM, MADIUN - Seorang perempuan Rina Nur Era Batiah (25) atau yang akrab disapa Hani yang melompat ke Sungai Bengawan Madiun, Kelurahan Pangungangan, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Kamis (8/2/2018) pagi.

Hingga kini pencarian Hani belum membuahkan hasil.

Sebelum nekat melompat ke sungai Bengawan ternyata korban sempat mengirim sms kepada ayahnya, sekitar pukul 02.30 WIB.

"Sekitar pukul 02.30, dia SMS saya. Pak saya dolan di Bantaran, ngilangi sumpek," kata Sarino (48) ayah korban.

Saat itu, Sarino sudah sangat mengantuk dan sempat membalas SMS dari putri pertamanya itu.

Namun, kalimat yang dia kirim melalui SMS belum selesai ia ketik karena ia sudah sangat mengantuk.

"Saya cuma sempat nulis, Ssstt. Maksud saya, mau menulis Ssssst ojo nglantur, tapi saya malah ketiduran," kata ayah tiga orang anak ini.

Ia menuturkan, Rina Nur Era Batiah atau yang biasa dia panggil Rani memang sedikit bermasalah sejak kecil.

Rina putus sekolah ketika duduk di bangku SMP.

Selama ini, kata Sarino, Rani bekerja di Kalimantan, namun ia tidak mengetahui persis pekerjaan apa yang dilakoni putrinya.

Sekitar seminggu yang lalu, putrinya pulang dari Kalimantan.

Lima bulan sebelumnya, Rani sempat menghubungi dirinya dan mengatakan akan menikah dengan seorang pria asal Ngawi.

"Sudah tiga tahunan tidak menghubungi saya. Saya hubungi juga tidak balas. Sekitar lima bulan yang lalu, menghubungi saya mau lamaran dengan orang Ngawi, tapi
Setelah itu saya hubungi nggak bisa," ucapnya.

Pada saat itu, dia mengatakan kepada Rani bahwa sebaiknya bila ingin melangsungkan pernikahan sebaiknya pada bulan sebelas atau November, tahun lalu.

Namun, kala itu, Rani meminta agar diundur pada Februari 2018, karena menunggu deposito.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved