Breaking News:

Malang Raya

Berpredikat sebagai Kota Wisata, Tapi Kondisi Jalan di Kota Batu Bikin Ngenes, Kok Bisa Sih?

Menyandang predikat sebagai kota wisata, tapi banyak ruas jalan di Kota Batu terlihat rusak dan tidak layak dilewati kendaraan para wisatawan

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: eko darmoko
IST
Aktivitas perbaikan jalan yang rusak di Kota Batu, Rabu (21/2/2018). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Menyandang predikat sebagai kota wisata, tapi banyak ruas jalan di Kota Batu terlihat rusak dan tidak layak dilewati kendaraan para wisatawan, serta pengendara lainnya.

Apalagi saat musim hujan, terutama pada jalan yang sering tergenang air, kerusakan ini disebabkan kondisi drainasenya yang buruk.

Kabid Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Batu, Alfi Nurhidayat mengatakan, drainase yang buruk juga dikarenakan oleh kondisi jalan yang kurang baik.

"Air yang mengalir ke jalan menyebabkan permukaan mudah rusak, karena air mengikis butiran halus dan sedikit demi sedikit akan merusak struktur jalan," kata Alfi, Rabu (21/2/2018).

Namun, lanjutnya, hal ini berbeda dengan ruas yang hampir kering, dan kondisi drainasenya bagus. Ia menyebut, ruas jalan yang mengalami kerusakan dikarenakan drainase buruk, seperti di Jalan Krematorium Desa Junrejo, Jalan Kenanga Desa Oro-oeo Ombo, Jalan Penderman Desa Oro-Oro Ombo, Jalam Abdul Gani Atas.

Alfi menambahkan, kondisi drainse yang buruk ini dikarenakan beberapa hal. Seperti mengalami penyempitan karena pembangunan warga untuk akses ke tempat tinggal.

"Belum lagi yang mengalami buntu karena banyaknya sampah atau material yang tertimbun di drainase," imbuh dia.

Oleh karena itu, pihaknya juga terus melakukan monitoring di setiap titik drainase. Bahkan, lanjutnya bila perlu dilakukan pembongkaran guna untuk pelebaran drainase tersebut.

"Kalau belum ada drainasenya, kami ajukan untuk penganggaran pembuatan drainase," pungkas dia.

Kepala Desa Junrejo, Andi Faizal Hasan menambahkan, karena di desanya ada beberapa ruas jalan yang memang keadaan drainasenya buruk, ia melakukan kerja bakti dengan warga.

"Jalan di Junrejo kebanyakan memang digunakan sebagai jalan alternatif. Kami upayakan jangan sampai ada jalan yang rusak. Apalagi drainase yang buntu," kata Andi.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved