Pilkada Kota Malang

Satpol PP dan Panwascam Copot Semua Alat Kampanye di Kota Malang

#MALANG - Baliho besar ada empat. Kalau spanduk dan poster, banyak sekali, juga beragam gambar.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: yuli
istimewa
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang dan Panwascam Sukun menurunkan sejumlah alat peraga kampanye (APK) di Kecamatan Sukun, Sabtu (24/2/2018). 

"Balihonya tentang kesehatan, tentang KB. Kami turunkan di dekat Puskesmas Janti. Termasuk poster yang berada di dalam Puskesmas bergambar calon petahana juga kami bersihkan," lanjut Pri.

Sebelumnya, anggota Panwaslu Kota Malang Iwan Sunaryo menegaskan, pihaknya secara kontinyu akan membersihkan APK yang tidak sesuai aturan, bersama dengan Satpol PP Kota Malang.

"Karena bentuk, ukuran, dan penempatannya sudah ditentukan. Kalau melanggar itu semua, bisa ditertibkan," ujar Iwan.

Iwan menegaskan reklame berisi iklan layanan masyarakat bergambar calon petahana juga harus diturunkan.

"Karena mereka saat ini menjadi calon kepala daerah, dan saat ini sudah memasuki masa kampanye sehingga memang harus dibersihkan. Baik yang ada di kantor pemerintahan, maupun sekolah," tegas Iwan. 

***

Bukan APK Resmi, APK Dipasang Relawan

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Tim pemenangan calon kepala daerah Kota Malang belum memasang alat peraga kampanye (APK) yang berbentuk baliho, poster, dan umbul-umbul. Hal ini diakui oleh tim pemenangan tiga Paslon, baik Yaqud Ananda Gudban - Ahmad Wanedi (Menawan), M Anton - SYamsul Mahmud (Asyik), dan Sutiaji - Sofyan Edi Jarwoko (Sae). APK resmi merupakan APK yang desainnya disepakati bersama dan didaftarkan ke KPU, serta sesuai dengan aturan bentuk dan penempatan APK.

Juru bicara tim pemenangan Paslon Menawan, Dito Arief mengakui timnya belum memasang APK resmi. "Belum, kami masih menunggu dari KPU," ujar Dito kepada Surya, Sabtu (24/2/2018).

Selama masa kampanye ini, tim Menawan mendistribusikan APK yang dalam bentuk kalender, stiker dan kaus. APK kecil ini dibagikan ketika Paslon dan tim berkampanye. "Yang besar seperti spanduk, baliho, dan banner belum terpasang," tegas Dito.

Hal senada diakui oleh Ketua tim pemenangan Paslon Asyik, Arif Wahyudi. "Belum juga," ujar Arif. Ketika disinggung siapa pemasang poster bergambar Anton - Syamsul di sejumlah titik, Arif menyebut itu merupakan poster yang dipasang oleh relawan dan pendukung fanatik Paslon tersebut.

Paslon dan tim Asyik juga membagikan stiker dan kaus ketika berkampanye ke kecamatan-kecamatan di Kota Malang.

Tim pemenangan Paslon nomor urut 3 Sae juga mengaku belum memasang APK besar yang berbentuk baliho, spanduk, maupun umbul-umbul.

"Belum, sebagian yang dipasang itu kreativitas relawan," ujar Anang Fathoni, dari tim pemenangan Paslon Sae.

Pihaknya membagikan APK kecil berbentuk stiker, dan kaus kepada warga yang ditemui ketika berkampanye.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved