Malang Raya
Geram Oleh Serangan Hama Tikus, Petani di Kota Batu Membasminya dengan Cara Ini
Sekitar 30 petani menyebar di lahan padi yang sedang dalam masa tanam 70 persen, di Dusun Caru, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo
Penulis: Sany Eka Putri | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, BATU - Petani di Desa Pendem, Kota Batu, merasa sangat dirugikan oleh hama tikus yang menyerang tanaman padi mereka.
Alhasil, produksi mereka turun drastis. Oleh karena itu, mereka melakukan pemberantasan dengan cara tradisional dengan menggunakan bahan dan alat yang digunakan seperti corong, lilin, klerat, dan sekam.
Sekitar 30 petani menyebar di lahan padi yang sedang dalam masa tanam 70 persen, di Dusun Caru, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Rabu (28/2/2018).
Dengan membawa peralatan dan bahan untuk membasmi hama, mereka mulai menyebarkan racun tikus di setiap lubang.
Awalnya, belum ada tikus yang keluar. Namun, tiba-tiba setelah berkali-kali, akhirnya mereka bisa menemukan satu tikus.
Serangan tikus ini sudah dirasakan sejak sebulan lalu. Seperti yang dirasakan oleh Jama'ali, petani padi di Desa Pendem. Karena serangan tikus ini, hasil panen padi berkurang bahkan hingga 70 persen.
"Serangan tikus ini sangat merugikan kami. Kadang bahkan sampai tidak panen," kata dia.
Pembasmian hama ini dilakukan oleh beberapa pihak, seperti Koramil Junrejo, Camat Junrejo, Dinas Pertanian, dan petani padi di Junrejo. Cara tradisional ini, mereka sebar di setiap lubang tikus yang ada di lahan padi.
Cara pembasmian itu, yakni ada dua, dengan cara membakar lilin yang ditaruh di lubang tikus. Lalu juga menebarkan racun klerat yang ditumpuk dengan sekam di setiap titik. Dengan jarak maksimal 3 meter.
Kepala Dinas Pertanian, Sugeng Pramono menambahkan, kalau serangan tikus ini selalu dirasakan petani. Apalagi di Kecamatan Junrejo ini merupakan pusat pertanian padi.
"Ini pengendalian hama, kami dengar dari petani di sini mengeluh hasil panennya berkurang karena hama. Makanya kami mengajak beberapa elemen untuk membantu petani," kata Sugeng.
Ia menambahkan, kegiatan ini nantinya akan berlanjut tidak berhenti di sini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pemberantasan-hama-tikus-di-kota-batu_20180228_112908.jpg)