Universitas Negeri Malang

Pernyataan Rektor Universitas Negeri Malang Soal Pemilihan Rektor

REKTOR UM: Saya belum memastikan diri. Saya masih mau melihat situasinya. Diperlukan atau bagaimana oleh lembaga ini.

Pernyataan Rektor Universitas Negeri Malang Soal Pemilihan Rektor
Surya/sylvianita widyawati
Rektor Universitas Negeri Malang (UM) Prof Dr Rofi'uddin MPd (memberi jas almamater) dalam sebuah kegiatan mahasiswa, Senin (26/3/2018) lalu. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Prof Dr Rofi'uddin MPd, Rektor Universitas Negeri Malang (UM) belum memastikan diri apakah akan ikut mendaftarkan lagi di pemilihan rektor (pilrek) mendatang. Masa kerjanya akan habis pada periode November 2018.

"Saya belum memastikan diri. Saya masih mau melihat situasinya. Diperlukan atau bagaimana oleh lembaga ini," ujar Rofi'uddin kepada SURYAMALANG.com beberapa waktu lalu.

Ia mengaku harus mempertimbangkan secara makro dan dari banyak sisi. "Pada waktunya akan saya sampaikan," jawabnya.

Proses atau tahapan pilrek biasanya, lanjut Rektor UM periode 2014-2018 mulai Mei atau Juni mendatang.

Sedangkan Ketua Senat UM Prof Sukowiyono menyatakan tahapan pilrek belum mulai karena menunggu statuta UM dari kemeristek dikti.

"Nanti akan saya sampaikan jika statutanya sudah keluar," jelas Suko Wiyono. Sebab nantinya akan ada perubahan di senat karena ada permen baru. Dalam pilrek UM pada 22 Mei 2014, masih menggunakan suara dari warga kampus.

Namun dalam pilrek mendatang hanya memakai suara dari senat sebagaimana sudah dilaksanakan dua PTN di Kota Malang. Hal ini karena ada regulasi baru dari permendikti. Yaitu di pilrek UIN Maulana Malik Ibrahim dan Univerasitas Brawijaya.

Dalam pilrek UM 2014 lalu, ada enam calon. Yaitu Prof Dr Supriyono MPd mendapat 479 suara. Kemudian Prof Dr Rofi'uddin mendapat 339 suara. Sedang Prof Dr Dawud MPd mendapat 177 suara. Lalu Prof Dr Winarno MPd dapat 127 suara dan Prof Dr Imam Suyitno mendapat 106 suara.

Namun dalam pemilihan di tingkat senat dan tambahan suara dari perwakilan Kemendikbud saat itu yaitu Dirjen Dikti sebanyak 35 persen dari jumlah suara anggota senat. Rofi'uddin yang saat itu Wakil Rektor II mendapat tambahan suara 76.

Supriyono dapat 35 dan Dawud dapat 34. Sehingga Rofi'uddin menjadi Rektor UM periode 2014-2018 menggantikan Prof Dr Suparno.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved