Surabaya

Kuli Bangunan di Surabaya Bisa Meniduri Siswi SMP Berulang Kali, Modus dan Caranya Sederhana

Kuli Bangunan di Surabaya Bisa Meniduri Siswi SMP Berulang Kali, Modus dan Caranya Sederhana. Jangan sampai anak Anda jadi korban

Penulis: fatkhulalami | Editor: eko darmoko
IST
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Hat-hati bagi orang tua yang memiliki anak perempuan dan suka bermain media sosial (medsos).

Lantaran bermula kenalan di Facebook (FB), seorang siswi berinisial NW (15) di Surabaya menjadi korban tindak asusila yang dilakukan pria yang dikenalnya melalui FB.

Ya, NW yang merupakan sesorang siswi kelas 9 di salah satu sekolah di Surabaya disetubuhi Agus Widodo (27).

Tindak asuslila ini bermula ketika korban NW berkenalan dengan tersangka Agus Widodo yang tinggal di Jl Banyu Urip Kidul, Surabaya melalui Facebook pada Maret 2018.

Perkenalan keduanya di dunia maya makin akrab dan akhirnya, tersangka Agus Widodo mengajak ketemuan dengan korban.

“Tersangka (Agus Widodo) menjemput korban pakai motor di gang dekat rumah.  Selanjutnya korban diajak ke rumah tersangka,” sebut Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya melalui Kasubbag Humas, AKP Cinthya Dewi, Sabtu (7/4/2018).

Saat berada di rumah tersangka Agus Widodo, korban dirayu supaya mau melayani hasrat tersangka.

Lantaran tersangka terus merayu dan memaksa supaya korban mau berhubungan badan, korban menuruti kemauan tersangka.

Bisa memperdayai korban yang pertama, rupanya membuat tersangka Agus Widodo ingin mengulangi lagi.

Dia yang sehari-harinya merupakan pekerja bangunan ini pun mengulangi perbuatan asusila terhadap korban sebanyak tiga kali.

“Persetubuhan terjadi tiga kali selama tiga hari berturut-turut. Bahkan, di hari Minggu tanggal 10 April 2018, korban tidak pulang dan menginap di rumah tersangka,” terang Cinthya.

Aksi cabul yang dilakukan tersangka Agus Widodo akhirnya terbongkar dan diketahui keluarga korban.

Selanjutnya, kejadian asusila tersebut dilaporkan ke Unit PPA Polrestabes Surabaya, 2 April 2018.

Atas laporan tersebut, anggota Unit PPA Polrestabes Surabaya pun menciduk tersangka Agus Widodo di rumahnya.

Dia digelandang ke Mapolerstabes Surabaya guna mempertangung-jawabkan perbuatannya.

“Tersangka langsung ditahan sejak tanga 3 April 2018,” ucap Cinthya.

Polisi bakal menjerat tersangka Agus Widodo dengan Pasal 81 UU NO 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved