Malang Raya

Usaha Miras Oplosan di Gedangan Kabupaten Malang Digerebek Polisi, Si Pemilik Kabur

Jajaran Satreskrim Polres Malang, dikatakan Afrizal, langsung mengamankan lokasi produsen miras oplosan Trobas.

Usaha Miras Oplosan di Gedangan Kabupaten Malang Digerebek Polisi, Si Pemilik Kabur
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Wakapolres Malang, Kompol Decky Hermansyah, melihat bahan baku miras oplosan Trobas dalam drum plastik yang diamankan dari produsennya di Desa Sindurejo Kecamatan Gedangan, Senin (9/4/2018). 

SURYAMALANG.COM, GEDANGAN - Polres Malang kembali menggerebek produsen minuman keras (Miras) oplosan Trobas.

Setidaknya ada 45 drum berisi fermentasi ketan hitam sebagai bahan baku miras Trobas, dua karung gula, sejumlah ragi dalam kemasan, serta peralatan pembuat miras terdiri dua tabung gas elpiji, mesin penghancur ragi dan tepung, serta peralatan memasak diamankan dalam operasi miras Satreskrim Polres Malang.

Kanit III Reskrim Polres Malang, Ipda Afrizal Akbar Haris mendampingi Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung menjelaskan, penggerebekan terhadap produsen miras Trobas di Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan, milik Sukinah (60) dilakukan setelah ada informasi dari masyarakat yang diterima Satreskrim Polres Malang.

Penggerebekan tersebut dilakukan setelah adanya kepastian lokasi pembuatan miras Trobas.

"Akan tetapi, saat kami datang ke tempat pembuatan miras oplosan tersebut sudah tidak ada orang. Baik pemilik dan pekerja kabur semua," kata Afrizal Akbar Haris di Mapolres Malang, Senin (9/4/2018).

Jajaran Satreskrim Polres Malang, dikatakan Afrizal, langsung mengamankan lokasi produsen miras oplosan Trobas.

Dan membawa bahan baku pembuatan miras oplosan beserta peralatan produksi miras sebagai barang bukti.

Untuk pemilik usaha produksi miras oplosan saat ini masih dalam pencarian Satreskrim Polres Malang.

"Pemilik bila sudah diamankan harus mempertanggung jawabkan sebagai produsen miras oplosan yang seringkali menyebabkan peminumnya sekarat dan meninggal dunia," ucap Afrizal.

Usaha produksi miras oplosan Trobas milik Sukinah sendiri, ungkap Afrizal, dari keterangan sejumlah saksi warga sekitar lokasi telah berlangsung selama sekitar 3 tahunan.

Hasil produksi miras oplosan Trobas tersebut diedarkan dan untuk memenuhi permintaan di wilayah Kecamatan Gedangan.

Namun tidak tertutup kemungkinan wilayah edar miras Trobas milik Sukinah menjangkau wilayah lain di Kabupaten Malang.

"Tapi untuk memastikan jumlah liter miras yang diproduksi dan diedarkan kami masih terus melakukan penyelidikan dan memburu pemilik usaha ilegal itu," tutur Afrizal.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved