Kamis, 4 Juni 2026

Nasional

Koleksi 300 Video Call Cewek Bugil, Proses Produksi Dilakukan di Penjara, Modusnya Cerdik

Napi di Kabupaten Bandung kenalan dengan banyak cewek. Setelah akrab, para perempuan disuruh bugil dalam video call

Tayang:
Editor: eko darmoko
YouTube
Ilustrasi 

"Si pelaku ini berkomplot, empat orang. Saat korban telanjang dalam video call itu, pelaku menyimpan rekaman video telanjang.

"Pelaku mengancam akan menyebarkan video tersebut secara luas jika korban tidak menyerahkan uang pada pelaku. Korban kemudian menyerahkan uang itu pada pelaku," ujar Agung.

Kasus ini ditangani Polrestabes Bandung. Dalam pemeriksaan sementara polisi, uang hasil pemerasan tersebut mengalir ke sejumlah pihak di luar pelaku.

"Hasil pengakuan pada pemeriksaan pertama, uang hasil pemerasan ‎mengalir pada petugas jaga. Sedang kami kembangkan bagaimana prosesnya ponsel bisa masuk sembarangan. Untuk detailnya silakan nanti tanya penyidik," ujar Agung Budi Maryoto.

Ada 300 Perempuan yang Jadi Korban

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo menegaskan tiga narapidana kasus narkotika di Lapas Narkotika Kelas 2A Jelekong sudah ditahan di Mapolrestabes Bandung sejak sepekan lalu.

"Sudah ditahan ‎sejak pekan lalu," kata Hendro di Mapolrestabes Bandung, Rabu (11/4). Empat tersangka bernama Iqbar Destevantio (25), Jamjam Nurjaman (30), Febri Andiana (29).

Kapolres Bandung
Kapolres Bandung menunjukkan foto-foto syur perempuan yang jadi korban

Ia menerangkan, tiga tersangka selama setahun terakhir berada di dalam lapas memeras sejumlah korban perempuan dengan video telanjang korban yang sebelumnya menjalin komunikasi dengan tersangka.

Modusnya, tersangka menggunakan media sosial Facebook, Instagram, WhatsApp dan media sosial lainnya kemudian mengganti foto profil dengan tampilan menarik. ‎

Tersangka kemudian menjalin pertemanan dengan korban perempuan secara acak.

Setelah terjalin pertemanan, tersangka berkomunikasi via pesan instan, berlanjut hingga phone sex dan akhirnya video call dan tersangka meminta korban telanjang.

"Rekaman video telanjang itu dijadikan oleh pelaku untuk memeras, diancam dulu. Jika tidak transfer sejumlah uang, video telanjang akan dikrim ke saudara terdekat dan masyarakat," kata Hendro.

Akibat perbuatan tersangka, banyak korban yang depresi.

"Bahkan ‎ada yang mau bunuh diri karena takut. Karenanya, si korban bersedia transfer. Belum puas juga, ngancam lagi, transfer lagi sampai akhirnya korban kehabisan uang," kata Hendro.

Kasus ini terungkap saat korban perempuan, berinisial Bunga (40) melaporkan kasus tersebut ke Satreskrim Polrestabes Bandung.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved