Breaking News
Selasa, 14 April 2026

Malang Raya

Meme, Jawara Matematika Asal Kota Malang yang Ingin Jadi Menteri Kesehatan

Azaria Mayzun Prayitno (10) baru saja meraih medali emas di Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) ke-13 di Jakarta, Minggu (15/4/2018).

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Azaria Mayzun Prayitno, siswa kelas 4 MIN 1 Malang menerima medali emas di lomba Kompetisi Matematika Nalaria Realiatik, Minggu (15/4/2018). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Azaria Mayzun Prayitno (10) baru saja meraih medali emas di Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) ke-13 di Jakarta, Minggu (15/4/2018).

Emas itu untuk jenjang kelas 4. Lomba ini diadakan di Jakarta setelah melewati seleksi tingkat kota dan provinsi.

"Sebelum tingkat kota, ada seleksi lebih dulu di sekolah diikuti siswa semua jenjang," jelas Meme, panggilan akrabnya kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (17/4/2018).

Saat di final, soal berupa isian singkat sebanyak 18. Tapi ada satu soal, nomer 17 yang tak terisi.

"Soalnya tentang eksplorasi. Sudah mencoba namun belum mendapatkan jawaban. Akhirnya saya kosongkan," aku Meme.

Untuk persiapan lomba ini, ia menyatakan, selain mendapat bimbingan intensif dari sekolah juga belajar mandiri. Biasanya belajar selama sejam di rumah.

"Aku tuh menganggapnya bermain," ujar Meme.

Menurut ibunya, Sri Hastuti, yang juga dosen Universitas Wisnuwardhana Malang, sejak kecil anaknya senang bermain sambil berhitung.

"Misalkan main game tambah-tambahan cepet-cepetan," cerita Hastuti.

Di kelas ia juga tak pelit jika ditanya temannya. Misalkan setelah ada penjelasan guru dan diberi soal.

"Teman-teman yang tak bisa ngerubuti mejaku. Soal yang gak bisa saya dulukan penjelasannya," kata dia. Tapi memang kadang-kadang yang diincar temannya hanya jawabannya apa.

Padahal untuk menjadi jawaban juga ada prosesnya. "Tapi tetap saja saya terangkan lewat kertas yang saya bawa," katanya.

Jika ke sekolah, ia kadang-kadang membawa kertas HVS buat berhitung. Penggemar mata pelajaran Bahasa Inggris ini bercita-cita jadi Menteri Kesehatan.

"Saya bilang kalau jadi menteri kesehatan harus jadi dokter dulu," ujar ibunya.

Ia melihat anaknya memang masih proses menggapai cita-cita. Jadi sering berubah-berubah. Terakhir ingin jadi menkes.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved