Berhubungan Intim di Makam Keramat, Pasangan ini Teriak-teriak Minta Tolong, Astaga, Mereka . . .
Kisah Pasangan Mabuk Asmara yang Gancet di Makam Keramat, Kejadian Mistis Lain Juga Ngeri
SURYAMALANG.com - Sejak ditinggal pergi sang ayah yang telah tutup usia, kini Salam (31) harus menggantikan pekerjaan sang ayah sebagai juru kunci komplek makam Ratu Bagus Kuning.
Anak ketujuh dari delapan bersaudara tersebut harus mengemban amanat yang diberikan sang ayah ketika masih hidup.
"Ayah saya namanya Nasir, beliau tutup usia diumur 68 tahun, sekarang saya yang jaga disini", jelasnya.
Sambil mengenakan peci berwarna hitam dikepalanya, ia terlihat sedang sibuk - sibuknya menyapa tamu yang datang berkunjung.
Baca: Dari Bayi Dibesarkan Mbak Tutut, ini Hubungan Cicit Soeharto dan Ibu Kandungnya, Anissa Tri Hapsari
Baca: Dipuja-puja Semasa Hidup, Makam Dono Warkop DKI Begini Kondisinya
Baca: Cerita Lengkap Ayah Gigit Anak Balitanya hingga Tewas
Baca: Cerita Lengkap Pria Bunuh dan Bakar Kekasih Usai Berfoto Pre-wedding di Jakarta
Baca: Ingat Kasus Perampokan Pulomas? Hampir 2 Tahun Berlalu Inilah Keadaan Rumah Itu Sekarang
Pengunjung kebanyakan masuk dan melihat dari dekat Makam Ratu Bagus Kuning.
"Banyak yang datang untuk berziarah, tidak lebih dari itu", singkatnya.
Salam mulai menjalankan amanat sang ayah untuk menjadi juru kunci makam sejak pertengahan bulan Januari.
Meski pekerjaan yang dilakoninya baru seumur jagung, tapi ia sudah beberapa kali mendapatkan pengalaman mistis.
Meski bukan ia yang mengalami tetapi Salam sering mendapatkan cerita mistis dari pengunjung.
Pernah ada pengunjung yang mungkin tanpa sengaja buang air kecil di sekitaran kompleks.
Tak beberapa lama kemudian pengunjung tersebut mengalami kegelisahan dan kondisi tubuhnya perlahan melemah, sepert orang yang mau pingsan.
Dan juga pernah terjadi ketika seorang dari pondok pesantren datang untuk berziarah, secara tidak langsung ketika sedang ingin masuk gerbang makam, orang tersebut tersenyum sendiri dan berkata (wah besar sekali istana ini).
Baca: Modus Korupsi Retribusi Parkir di Kota Malang Sejak 2015
Baca: Sepintas Biasa, Tapi Video Lucinta Luna Ini Malah Bikin Geger Gara-gara Bentuk Perutnya
Baca: Video Ibu ini Pingsan Begitu Tahu Mempelai Laki-laki tak Hadir, Rencana Pernikahan Dini Itupun Kacau
Baca: 3 Kali Bakar Tapi Tak Hangus, Lelaki ini Buang Jasad Calon Istrinya ke Pantai
Baca: Sosok Misterius Wan Gocap, Selalu Muncul Tiap Pukul 12 Malam Berikan Rp50 Ribu
Baca: Lusiana dan Sumiati Pilih Bayar Denda daripada Dipenjara Dua Hari
"Ada beberapa kejadian yang di luar akal sehat, yang paling mengejutkan ketika seorang pengunjung berkata kalau pemakaman ini adalah istana yang besar, sepertinya dia melihat sesuatu yang tidak bisa saya lihat," ungkap Salam.
Kompleks Pemakaman ini terletak di Jalan DI Panjaitan Seberang Ulu II Plaju, tepatnya di belakang Stadion Patra Jaya.
Tak hanya makam dari Ratu Bagus Kuning, di tempat tersebut juga ada makam Bujang Juaro, Penghulu Gede Datuk Buyung Kuncung Mas, Panglima bisu, Panglima semut, Panglima api, Syeh Idrus, serta Putri Kembang Dadar.
Banyaknya makam dari orang-orang lama, yang dulunya berjasa besar dalam penyebaran agama Islam membuat daerah sekitaran makam memiliki beberapa larangan.
Setiap pengunjung yang datang untuk berziarah harus menjaga sikap, biasanya bagi pengunjung yang melanggar peraturan akan mendapatkan balasan, badan menjadi panas tinggi, berkurangnya stamina tubuh, bahkan ada yang sampai pingsan.
"Karena di sini makam keramat, maka kita harus menjaga sikap agar tidak mendapatkan pengalaman buruk", terang Salam.
Ia juga menambahkan peraturan yang diterapkan seperti tidak boleh merasa sombong, dilarang buang air kecil sembarangan, tidak boleh mabuk-mabukan apalagi bila sampai berzina di dekat area makam, jika sampai itu terjadi maka bersiaplah untuk menanggung risikonya.
Salam juga berbagi pengalaman dari cerita ayahnya ketika masih hidup, peristiwa yang tak ingin dirasakan oleh setiap orang itu bermula ketika ada sepasang muda-mudi yang sedang dimabuk asmara berjalan beriringan sambil berpegangan tangan duduk di seputaran makam.
Karena dulunya kondisi komplek pemakaman masih sepi, akhirnya dengan sadar pasangan yang belum resmi menjadi suami istri tersebut melakukan hubungan suami istri.
Baca: Kerap Ditanya Masalah Jodoh, Respon Syahrini Mengejutkan: Netizen, Mulutnya Berbusa
Baca: Peserta SBMPTN Melahirkan di Toilet Saat Ujian, Begini Kronologinya
Baca: Mengejutkan! Tayangan Dr Oz di Negara Asalnya Ternyata Hampir Separuh Bualan tanpa Dasar Penelitan
Baca: Ini Dia 5 PTN Paling Diminati di SBMPTN 2018, Nomor Berapa Kampus Pilihanmu?
Baca: Benarkah 3 Dosen ITS Surabaya Dukung Hizbut Tahrir? Ini Jawaban Daniel M Rosyid
Baca: Dua Remaja Bunuh Kasir Setelah Tak Sanggup Bayar Tagihan Minuman Keras
"Menurut ayah saya cerita tersebut nyata dan pernah terjadi di tahun 2000 ke bawah", jelasnya.
Setelah melakukan hubungan terlarang, bukannya memasang pakaiannya secara diam-diam tetapi pasangan tersebut malah berteriak minta tolong.
Teriakannya yang besar langsung mengundang keramaian warga sekitar, saat ditemui kondisi pasangan tersebut sangat miris.
Tanpa busana mereka terlihat sedang bertindih badan.
Akhirnya mereka dibawa warga menuju rumah sakit terdekat, warga sekitar juga langsung mengabarkan keluarga pasangan tersebut.
Setelah dibawa ke rumah sakit, dokter mengatakan kalau alat kelamin si pria bertambah ukuran dan tidak bisa dikeluarkan dari dalam kemaluan pasangan wanitanya.
Karena keluarga merasa malu, keputusan sepenuhnya diberikan kepada dokter, akhirnya dokter menyarankan untuk memotong kelamin pria tersebut.
Setelah berhasil dipisahkan pasangan itu akhirnya meninggal dunia.
"Itu adalah cerita dari ayah saya dan yang menyaksikannya warga sekitar," tutur Salam.
Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Kisah Pasangan Mabuk Asmara yang Gancet di Makam Keramat, Kejadian Mistis Lain Juga Ngeri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pembongkaran-makam-di-bogor_20170723_224836.jpg)