Breaking News:

Malang Raya

Dana untuk Ambulance Malah Dipakai Beli Honda Jazz, Pak Kades di Malang Jadi Tersangka

Ini setelah Kades Ari Ismanto diduga melakukan penyelewengan atau korupsi dana desa (DD) tahun 2015 senilai sekitar Rp 150 juta.

KOMPAS IMAGES
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Malang jadikan Kepala Desa Tegalrejo Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Ari Ismanto sebagai tersangka.

Ini setelah Kades Ari Ismanto diduga melakukan penyelewengan atau korupsi dana desa (DD) tahun 2015 senilai sekitar Rp 150 juta.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adrian Wimbarda mendampingi Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung menjelaskan, dugaan korupsi yang dilakukan oleh Kades Tegalrejo tersebut dengan menyelewengkan APBDes dalam pengadaan fasilitas kesehatan.

Alokasi anggaran untuk pengadaan mobil ambulance tapi diselewengkan untuk membeli mobil Honda Jazz.

"Tentunya itu sebagai penyelewengan APBDes, dan itu sudah diperkuat oleh hasil audit BPKP. Makanya sejak hari Sabtu Kades Tegalrejo kami tetapkan sebagai tersangka dan kami tahan," kata Adrian Wimbarda, Senin (14/5/2018).

Dijelaskan Adrian Wimbarda, proses penyidikan dugaan penyelewengan DD oleh Kades Tegalrejo oleh tim Tipikor Polres Malang membutuhkan waktu cukup panjang.

Ini dikarenakan tim Tipikor harus menunggu adanya kerugian negara dari hasil audit BPKP.

Dan setelah didapat hasil audit BPKP ada kerugian negara maka Kades Tegalrejo langsung dinaikkan statusnya menjadi tersangka.

"Jadi kami harus teliti, cermat, dan hati-hati dalam kasus dugaan korupsi yang melibatkan Kades Tegalrejo hingga statusnya kini menjadi tersangka," ucap Adrian Wimbarda.

Memang, diakui Adrian Wimbarda, tersangka Kades Tegalrejo, Ari Ismanto, saat ini juga menjadi terdakwa kasus penyerobotan lahan PTPN XII seluas sekitar 177 hektar yang dilakukan pada tahun 2016 - 2017.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved