Teror Bom di Gereja Surabaya

Fakta Baru Para Pelaku Bom Surabaya dan Sidoarjo yang Terungkap

Dita dan Anton yang diketahui sebagai pimpinan JAD Surabaya adalah warga Surabaya yang memiliki catatan pendidikan yang mentereng.

Penulis: sulvi sofiana | Editor: Dyan Rekohadi
IST
Keluarga teroris yang meledakkan tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018). Dita (dua dari kanan) pernah menempuh pendidikan di sekolah favorit di Surabaya 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA -Beragam fakta di seputar para pelaku peledakan bom di Surabaya dan Sidoarjo terungkap seiring terbukanya identitas mereka.

Fakta-fakta yang ada menunjukkan beberapa kondisi yang perlu diperhatikan.

Salah satu fakta yang menjutkan adalah para pelaku peledakan bom adalah sebuah keluarga.

Seperti dikeahui pelaku peledakan bom di tiga gereja di Surabaya adalah keluarga Dita.

Pelaku bom di Rusunawa Wonocolo Sidoarjo adalah keluarga Anton.

Menariknya lagi, Dita dan Anton yang diketahui sebagai pimpinan JAD Surabaya adalah warga Surabaya yang memiliki catatan pendidikan yang mentereng.

Dua orang ini tercatat sama-sama menjalani masa pendidikan sejak SD hingga kuliah di sekolah dan kampus favorit.

Salah seorang tetangga pengebom Rusunawa, Anton di Manukan, Yuli mengungkapkan jika Anton adalah anak yang pintar dan cerdas.

Hal itu setidaknya terlihat dari catatan jenjang pendidikannya yang selalu bisa bersekolah di sekolah negeri dan bahkan kuliah di perguruan tinggi negeri di Surabaya.

Anton pernah menimba ilmu di SD Negeri 115, SMPN 29, SMAN 11, dan ITS.

Untuk diketahui, untuk bisa menempuh pendidikan di sekolah negeri di Surabaya diperlukan perjuangan karena harus bersaing dalam perolehan nilai Unas.

Jika benar Anton kuliah di ITS itu juga catatan tersendiri yang bisa menggambarkan jika dia memang orang yang pintar.

Bukan hanya Anton, Dita yang ditetapkan sebagai pelaku bom bunuh diri di tiga gereja Surabaya bersama keluarganya juga memiliki catatan pendidikan yang menunjukkan dia orang pintar.

Seorang netter dengan akun Facebook, Ahmad Faiz Zainuddin, mengaku sebagai adik kelas Dita semasa sekolah SMA.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved