Jendela Dunia
Air Suci yang Jadi Petaka, 2 Wanita Ini Langsung Lapor Polisi
Pedagang tersebut mengklaim dirinya sebagai guru spiritual. Pedagang itu berkata air suci itu bisa memberi keberuntungan.
SURYAMALANG.COM, SINGAPURA - Yang dan adiknya melaporkan kasus penipuan ke polisi.
Oddity Central mewartakan Kamis (17/5/2018), dua wanita asal Singapura ini ditipu pria yang menjual sembilan botol yang diklaim berisi air suci.
Kata si penjual, air tersebut bisa menyembuhkan segala kesialan.
( Baca juga : Inikah Isi Chat Angga Wijaya? Jika Benar, Pantas Saja Dewi Perssik Marah Besar Sekarang )
Air itu juga disebut bisa mengatasi berbagai permasalahan.
Tanpa pikir panjang, Yang dan adiknya langsung merogoh kocek sampai 1.450 dolar Singapura atau Rp 15,1 juta untuk membeli air tersebut.
Dilansir dari harian Lianhe Wanbao, kejadian ini bermula saat keluarga Yang terbelit masalah keuangan.
( Baca juga : Saddam al-Jamal, Pemimpin ISIS Terbrutal yang Bunuh Keluarga Calon Mertua karena Tak Direstui )
Sebab, perempuan 30 tahun itu dan suaminya sama-sama tidak bekerja.
Suatu hari adik Yang berkata kalau ada pedagang diduga berasal dari Indonesia mengaku punya obat ajaib untuk mengatasi masalah.
Ketika diajak adiknya melihat pedagang itu, Yang terbuai dengan segala perkataan manisnya.
( Baca juga : Foto Putri Anggun C Sasmi Bikin Netizen Gempar, Kok Bisa? Ternyata Ini Penyebabnya )
Penjual itu mengatakan bahwa air suci itu sanggup mengubah peruntungan keluarga Yang.
Saat itu Yang memikirkan dua anaknya yang tinggal bersama keluarga angkat.
“Saya berharap kekuatan air itu bisa membuat mereka kembali pulang,” katanya.
Pedagang tersebut mengklaim dirinya sebagai guru spiritual.
( Baca juga : Dewi Perssik Sebut Siap Cerai, Gue Gak Mau Punya Penyakit Tertular Laki, Angga Wijaya Selingkuh? )
Pedagang itu berkata air suci itu bisa memberi keberuntungan.
Singkat kata, Yang membeli sembilan botol seharga 1.450 dolar Singapura.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/botol-air-mineral_20170614_152019.jpg)