Teroris Serang Jawa Timur

Brainwashing, Ini Fakta dan Tahapan Teroris Cuci Otak Calon Anggota

Para teroris merekrut anggota baru dengan cara brainwashing atau pencucian otak. Seperti apa sih teknik brainwashing itu?

Editor: Zainuddin
aflahul abidin
Pasukan Densus 88 berjaga-jaga usai penembakan terhadap Teguh alias Anto (45), terduga teroris yang disergap di tempat kosnya di Jalan Sikatan 4/6A, Surabaya, 15 Mei 2018 petang. 

Dilansir dari thenakedscientists.com, menurut Dr. Kathleen Taylor dari Oxford University, otak dapat berubah jika mengalami tekanan atau stres yang mendalam.

Dengan stres yang berulang, hal ini akan mudah bagi pelaku untuk meruntuhkan jati diri, memperkenalkan doktrin baru, kemudian membangun jati diri korban yang baru.

5. Diisolasi

Selain stres berulang, korban juga mendapat isolasi.

Hal ini untuk menghindari korban dari kehidupan sosial di luar.

Pasalnya, kehidupan sosial akan memungkinkan dalam membentuk pola pikir mereka kembali.

Jadi, doktrin para pelaku akan sia-sia jika korban memiliki pola pikir mereka kembali.

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Metodenya Kejam, Ini 5 Fakta Seputar Brain Washing, Teknik yang Digunakan Teroris Rekrut Anggota.

Sumber: TribunStyle.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved