Lampung

Kepala Penjara di Lampung Biarkan Narapidana Keluar Masuk Bawa Pelacur

Kepala Lapas II A Kalianda, Lampung Selatan Muchlis Adjie ketahuan menjadi perantara peredaran narkoba di Lapas Kalianda, Lampung.

SURYAMALANG.COM - Kepala penjara atau diperhasul jadi Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kalianda, Lampung Selatan nonaktif Muchlis Adjie ketahuan menjadi perantara peredaran narkoba di Lapas Kalianda, Lampung.

Dia kemudian ditahan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) selama 20 hari.

TribunLampung.co.id mengabarkan, peredaran narkoba itu dikendalikan oleh seorang narapidana yang bernama Marzuli.

Selain itu, Kepala BNNP lampung Brigjen Pol Tagam Sinaga mengatakan ada beberapa fakta mengejutkan yang terbongkar.

Fakta tersebut di antaranya ternyata Muchlis memberikan perlakuan istimewa pada Marzuli.

Dia memberikan kelonggaran Marzuli memakai HP dan juga membawa pelacur atau biasa dihaluskan jadi pekerja seks komersial (PSK) ke lapas tanpa diperiksa.

Marzuli juga beberapa kali bisa keluar masuk tahanan atas ijin Muchlis.

Muchlis dilaporkan juga pernah menerima aliran dana dari Marzuli.

Sementara itu, Muchlis dihadapan awak media mengatakan semua itu bukan kehendaknya, tetapi ulah kedua anak buahnya.

"Ini terjadi di luar dugaan saya, cuman ini sebenarnya tidak saya kehendaki juga karena ulah anak buah saya lah akhirnya menjerat saya seperti ini," kata Muchlis.

Dia juga mengaku bersalah karena sebagai pimpinan harusnya dia mengawasi anak buahnya.

Ketika ditanya tentang aliran dana dari Marzuli, Muchlis pun bergeming.

Sementara itu, Brigjen Pol Tagam Sinaga mengatakan, Muchlis terjerat pasal berlapis yaitu pasal 114 dan pasal 132 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Namun, untuk tindak pidana pencucian uang masih dalam penyelidikan.

Tags
Lampung
PSK
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved