Jendela Dunia
Peran dan Kepentingan Tiongkok dalam Pertemuan Korea Utara-Amerika Serikat di Singapura
Tiongkok ikut berperan dalam rencana pertemuan Kim Jong-un dan Donald Trump. Lalu apa peran dan kepentingannya?
Tuan rumah telah menyiapkan segala sesuatunya, termasuk pengamanan maksimum baik untuk Trump maupun Jong-un.
Pertemuan ini menerbitkan harapan besar terwujudnya perdamaian menyeluruh di Semenanjung Korea.
Kim Jong-un telah memulainya dengan bertemu Presiden Korsel Moon Jae-in akhir April 2018.
( Baca juga : Kepala Dinas dari Tulungagung Tiba di Gedung KPK, Wali Kota Blitar Belum Terlihat )
Pertemuan itu juga menjadi penanda berakhirnya permusuhan selama 68 tahun.
Korut juga berkomitmen menghentikan program senjata nuklir atau denuklirisasi.
Hal itu akan bermanfaat bagi terciptanya keamanan dan perdamaian di kawasan Asia Timur.
( Baca juga : BREAKING NEWS – Manajemen Arema FC Depak Pelatih Kiper Ricardo Felipe )
Dia telah memulai dengan memusnahkan situs tes senjata nuklir dua pekan lalu.
Bagi AS, pertemuan ini kemungkinan akan menimbulkan banyak dampak.
Termasuk sektor ekonomi.
AS bisa mengurangi defisit perdagangan, terutama dengan Tiongkok, partner terbesarnya.
Baca: Jika Sudah Bercerai, Ternyata Begini Keinginan Lina Kepada Sule
Sedangkan bagi Tiongkok, perdamaian di Korea akan membuka jalur pasar dagang sangat luas yang membentang dari Tiongkok, Korea, hingga Rusia.
Kesediaan Kim Jong-un berdamai juga disambut Korsel.
Korsel memiliki rencana besar, yaitu membangun jalur kereta api dua Korea, terhubung hingga Vladivostok, Rusia.
Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Dua Jet Tempur China Akan Kawal Kim Jong-un dari Pyongyang ke Singapura.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/jet-tempur-tiongkok-akan-mengawal-kim-jong-un-dari-korea-utara-ke-singapura_20180608_123755.jpg)