Nasional
Gubernur Aceh Siapkan Hadiah Rp 100 Juta Bagi Siapa Saja yang Bisa Tangkap Pembunuh Bunta
Irwandi Yusuf akan memberi hadiah sebesar Rp 100 juta bagi siapa saja yang bisa menangkap pembunuh gajah bernama Bunta.
SURYAMALANG.COM, ACEH - Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf akan memberi hadiah sebesar Rp 100 juta bagi siapa saja yang bisa menangkap pembunuh gajah bernama Bunta.
Irwandi Yusuf mengumumkan sayembara itu melalui akun Facebook pribadinya Rabu (13/6/2018).
Gajah bernama Bunta mati di area Convervation Respon Unit (CRU) Desa Bunin, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (9/6/2018).
( Baca juga : Tajir Melintir, Dalam 3 Bulan Siti Badriah Hasilkan Uang Segini Dari Lagu Syantik Yang Sedang Viral )
Kematian gajah itu membuat masyarakat geram.
Banyak pihak yang mencari pembunuh Bunta.
Artis dan musisi Tulus Rusydi juga mengajak masyarakat untuk menandatangani petisi Badan Konservasi Dumber Daya Alam (BKSDA) Aceh untuk mengusut kejadian ini.
( Baca juga : Setelah Lagu Syantik Viral Kini Muncul Lagu Baru Yang Jadi Saingannya, Simak Video Berikut )
Melalui ajakan yang menggunakan tagar #KeadilanUntukBunta, dia menamai aksi tersebut dengan nama Teman Gajah dan berkolaborasi dengan WWF Indonesia dan Kitabisa.com.
Pemerintah Aceh mengecam dan mengutuk siapapun yang membunuh Bunta.
“Siapapun oknum yang terlibat harus ditindak tegas agar memberikan efek jera,” kata Juru Bicara Pemerintah Aceh, Wiratmadinata kepada Serambinews.com, Rabu (13/6/2018) melalui siaran pers.
( Baca juga : Juru Bicara Khofifah-Emil: Jangan Jatuhkan Wibawa Presiden Jokowi )
Berdasar hasil penyelidikan, kematian gajah tersebut lantaran diracun.
Pelaku juga mengambil gading gajah itu.
Pelaku pembunuhan hanya membawa satu gading gajah Bunta.
( Baca juga : Ibu di Jember Video Call dengan Anak di Malaysia, Terlihat Muntahan Seperti Lumpur )
Sedangkan satu gading lain belum diambil pelaku.
Satu gading gajah yang masih utuh tersebut kemudian dijadikan barang bukti oleh petugas.
Tim telah menyelidiki bagian dalam gajah berupa limpa, hati, dan ususnya.
( Baca juga : Maestro Kentrung Tulungagung Semangat Tularkan Ilmu Hingga 2 Bulan Sebelum Meninggal Dunia )
Hasil dari penyelidikan akan dibawa penyidik Polres Aceh Timur untuk uji laboratorium di Medan, Sumatra Utara.
Keberadaan gajah ini sangat penting.
Bukan hanya karena aspek konservasinya.
( Baca juga : Bergelimang Harta, Begini Penampakan Rumah Mewah Syahrini, Bak Istana Kerajaan )
Tetapi juga menjadi bagian dari upaya-upaya yang sedang dilakukan pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan lingkungan.
Berita ini sudah dimuat di Tribunvideo.com dengan judul Pembunuhan Gajah Bunta Viral, Gubernur Aceh akan Beri Uang Rp 100 Juta Bagi Penangkap Pelaku