Kota Batu
Jalur Lingkar Barat Kota Batu Masih Sepi, Ini Kemungkinan Penyebabnya
"Katanya bisa lewat situ kalau mau ke Jatim Park 3. Tapi nggak taunya malah tidak bisa, harus lewat jalan utama," paparnya.
Penulis: Sany Eka Putri | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Ketika musim libur tiba, yang sering dikeluhkan oleh beberapa pengendara ialah jalan utama menuju Kota Batu selalu dipadati oleh kendaraan. Terutama kendaraan roda empat lebih.
Jalan utama menuju Kota Batu ialah Jalan Raya Ir Soekarno mulai pertigaan Pos Polisi Pendem hingga pertigaan Jalan Dewi Sartika.
Setiap Sabtu dan Minggu atau hari libur, Jalan Dewi Sartika dibuat satu arah.
Padahal sebenarnya, kini sudah ada jalur alternatif menuju Kota Batu seperti Jalur Lingkar Barat (Jalibar) dan Jalur Pendem.
Namun, masih banyak pengendara yang tidak mengetahui jalur tersebut.
Misalnya saja Engkus asal Jakarta yang tinggal di Surabaya.
Ia selalu ke Kota Batu setiap Sabtu dan hari libur. Ia menilai, jalur alternatif menuju Kota Batu kurang maksimal dan kurang efektif.
"Sudah bertahun-tahun saya ke Batu kalau hari libur. Tapi jalur-jalur alternatif ini kurang membantu. Karena apa, kurang petunjuk, tembusannya mana saja kan banyak yang tidak tahu," kata Engkus Minggu (1/7/2018).
Bagi orang baru, lanjutnya, melewati jalan alternatif ini merupakan pilihan tetapi jika tidak dibantu dengan petunjuk yang jelas, akan kesulitan.
Ia sangat berharap, jika memang ada jalur alternatif ke Kota Batu, setidaknya diberikan papan petunjuk.
Jalibar ini merupakan alternatif yang bisa dilalui dari Desa Tlekung. Jalan keluar jalur ini ialah bisa langsung tembus ke Jalan Imam Bonjol Atas dan juga bisa ke pertigaan Pasar Batu.
Selain itu, beberapa jalur alternatif ini juga terkadang tidak sesuai dengn lokasi tujuan wisatawan.
"Kalau ada yang mau ke lokasi wisata A misalnya, kan tidak bisa lewat jalur alternatif. Ya minimal diberi petunjuk arah saja. Agar bisa mengurai kemacetan di jalur utama. Semisal nih ya, kalau dari Pendem, lewat alternatif jalur Pendem, keluarnya di mana kan tidak ada petunjuk. Makanya banyak yang pilih lewat jalur utama saja," ungkapnya.
Hal serupa juga diungkapkan Cahyono.
Beberapa waktu lalu, ia hendak menuju wisata Jatim Park 3. Namun ia diarahkan lewat jalur alternatif Jalibar padahal seharusnya tidak lewat jalur tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/jalibar-melalui-desa-tlekung-kota-batu_20180701_194631.jpg)