Malang Raya
Budug Asu, Tempat Wisata di Malang yang Kekinian, Ini Cara Menuju dan Perkiraan Biaya ke Sana
Sebuah nama yang asing ketika mendengarkan sebuah nama ‘Budug Asu' Tempat Wisata Malang
SURYAMALANG.COM - Sebuah nama yang asing ketika mendengarkan sebuah nama ‘Budug Asu'
Tak seterkenal destinasi-destinasi wisata di Malang lainnya seperti Jatimpark, Coban Rais, Museum Angkut, ataupun Coban Rondo.
Tempat wisata ini memberikan sensasi berbeda bagi pecinta tantangan , keindahan alam , dan penggila selfie .
‘Budug Asu' awalnya merupakan sebuah jalur track untuk menuju puncak gunung Arjuno yang dapat dilewati menggunakan motor trail karena jalur nya yang ekstrem .
Nama ‘ Budug Asu ‘ sendiri diambil dari 2 kata ‘ Budug ‘ dan ‘ Asu ‘ .
Istilah kata Asu adalah penyebutan nama anjing dalam istilah Jawa , sedangkan kata budug merupakan sebuah istilah nama penyakit kulit yang menyerang hewan dan ditandai dengan tumbuhnya jamur di area kulit hewan tersebut .
Sesuai namanya ‘Budug Asu', konon katanya nama tersebut diambil karena dulu nya terdapat anjing-anjing yang terkena penyakit budug di wilayah tersebut .
Kini nama ‘Budug Asu‘ mulai dikenal oleh banyak orang, banyak pecinta alam yang merekomendasikan tempat ini menjadi salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi ketika melancong ke Malang .
Namun, tidak seperti destinasi wisata lain di Malang ada beberapa hal yang harus disiapkan ketika memilih untuk mengunjungi kawasan wisata ‘Budug Asu'
Memiliki stamina yang fit dan badan kuat menjadi syarat utama untuk mengunjungi kawasan tersebut .
Hal ini dikarenakan untuk mencapai puncak ‘Budug Asu‘ diperlukan tenaga ekstra dan kesiapan fisik yang mumpuni.
Terdapat beberapa jalur pendakian untuk menuju puncak ‘Budug Asu‘ yaitu Kebun Teh Wonosari , BBIB , dan juga Sumberawan .
Namun , tempat yang paling sering dipakai oleh para pendaki untuk menuju puncak adalah melewati Kebun Teh Wonosari karena menurut pertimbangan jalur ini merupakan jalur terdekat dan termudah jika dibandingkan dengan 2 jalur lainnya .
Untuk para perempuan yang ingin pergi kesana tak perlu berdandan dengan jeens dan sepatu atau sandal cantik. Berpenampilan seperti itu akan menyusahkan ketika mendaki untuk mencapai puncak ‘Budug Asu‘
Memakai sandal atau sepatu gunung dan berpenampilan layaknya seseorang yang akan mendaki gunung adalah tampilan yang tepat karena medan yang akan dilalui sangat lah ekstrem .