Mojokerto

Santriwati Terancam Lumpuh Gara-gara Hukuman Squat Jump, Ayahnya Merasa Dimarahi Polwan

Hanum masih merasakan sakit di sekitar bagian kaki hingga tulang belakangnya. Dia bisa duduk namun harus bersender meskipun sebentar.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: yuli
mohammad romadoni
AKIBAT SQUAT JUMP - Mashanum Dwi Aprilia (16) siswi kelas XI IPS-2 berada di kamar perawatan pengobatan alternatif Sangkal Putung Umi-Abi, Dusun Jarum, Desan Pandanarum, Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto. 

"Sampeyan kok enak-enakan di sini pak, gak lapor," begitu kata Sugiono menirukan polisi itu.

Terkait kejadian itu SuryaMalang.com telah berupaya untuk mengkonfirmasi Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata. Namun hingga berita ini ditulis Kapolres Mojokerto belum meresponnya.

Sebelumnya, kasus kekerasan hukuman fisik squat jump yang dialami Hanum menjadi buah bibir perbincangan hangat oleh seluruh siswa dan guru-guru di SMAN 1 Gondang, Mojokerto.

Polisi Polres Mojokerto turun tangan menyelidiki kasus dugaan kekerasan hukuman fisik Squat Jump terhadap Mashanum Dwi Aprilia (16) siswi kelas XI IPS-2 SMAN 1 Gondang.

Hanum sapaan wanita ini diberi hukuman fisik Squat Jump lebih dari 90 kali karena terlambat datang saat pelatihan Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI) di sekolahnya.

Korban yang merupakan santriwati Ponpes Al-Ghoits ini terancam lumpuh setelah melakukan hukuman skot jump. Dia diberi hukuman skot jump lantaran tidak sengaja datang terlambat saat pelatihan Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI) di sekolahnya.

Diketahui, hukuman skot jump ini disepakati di dalam group WhatsApp UKKI SMAN 1 Gondang. Hukuman skot jump tersebut sesuai kesepakatan anggota UKKI angkatan 24 yang telah disetujui oleh kakak tingkat atau senior kelas XII untuk menerapkan hukuman fisik tersebut.

Hukuman fisik skot jump yang telah melenceng dari perjanjian awal menimpa Hanum yang menjalani skot jump puluhan kali. Akibatnya fatal, Hanum menderita cedera syaraf tulang belakang diduga karena aktivitas berlebihan saat melakukan hukuman skot jump hingga saat ini terancam mengalami lumpuh bahkan belum bisa berjalan.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved