Breaking News:

Media Sosial

Video Ini Bikin Emosi, Konvoi Ugal-ugalan Komunitas Motor Gede (Moge) Bikin Ibu Jatuh ke Sawah

Konvoi komunitas motor gede (moge) yang ugal-ugalan bikin seorang perempuan terjatuh di kebun jagung di Jalan Jatinom, Kabupaten Klaten

Editor: eko darmoko
IST
Konvoi komunitas motor gede (moge) yang ugal-ugalan bikin seorang perempuan terjatuh di kebun jagung di Jalan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. 

"Kami masih mencari tahu petugas yang melakukan pengawalan itu dari polres mana. Soalnya tidak melalui koordinasi dengan kami," ungkap dia.

Biasanya, lanjut Aditya, setiap ada permintaan permohonan pengawalan, mereka akan melihat terlebih dahulu kebutuhan pengawalan tersebut karena dalam UU tentang Lalu Lintas disebutkan bahwa pengawalan diperbolehkan untuk berbagai kegiatan, mulai dari kegiatan sepeda, sepeda motor, maupun mobil demi menjaga ketertiban di jalan.

"Setelah mendengar dan melihat rekaman video itu, kami ingin mencari tahu posisi ibu yang jatuh ke kebun jagung itu di mana. Dan kedua, mencari tahu petugas yang melakukan pengawalan itu dari mana, itu yang membuat kami bingung," ujar dia.

"Karena yang pasti, kalau dari anggota kami (Polres Klaten), sesuai dengan perintah dan kebijakan, kami tidak akan memberangkatkan tanpa ada surat perintah. Setelah kami cek tidak ada anggota kami yang ikut mengawal kegiatan itu," tambah dia.

Sementara itu, Ginda Ferachtriawan, penggemar moge, mengungkapkan, selama ini setiap melakukan konvoi pengendara moge selalu mengutamakan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.

"Selama ini kami tetap mengutamakan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas," tutur dia.

Terkait aksi yang terjadi di Klaten, pria yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden Pasoepati Solo itu menambahkan, jika memang dalam konvoi itu mengganggu ketertiban dan membuat pengguna jalan melintas terganggu, harus dilakukan instropeksi dan evaluasi terkait kegiatan tersebut.

"Iya, kalau sudah seperti itu harus instropeksi. Jangan sampai kegiatan itu mengganggu ketertiban dan keselamatan dalam berlalu lintas," ungkap Ginda.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved