Tulungagung

Banyak Guru PNS Melimpahkan Tugas ke Guru Sukarelawan

“Kenyataannya tugasnya kasek dikasihkan ke sukwan. Alasannya kasek tidak bisa menggunakan komputer,” ujar Jn.

Banyak Guru PNS Melimpahkan Tugas ke Guru Sukarelawan
pixabay
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Fenomena guru sukarelawan (sukwan) yang menggantikan tugas guru PNS terjadi di Tulungagung.

Bahkan guru sukwan diminta mengerjakan tugas-tugas individu guru yang sudah berstatus PNS.

Dari perbincangan beberapa guru honorer, hal yang paling umum adalah guru PNS ada keperluan di luar, dan guru sukwan diminta ganti mengajar.

Namun ada pula yang tugas pribadi guru PNS yang dikerjakan sukwan, seperti keperluan untuk kenaikan tingkat.

“Misalnya untuk urusan foto kopi, mencari berkas dibebankan ke sukwan. Padahal itu kepentingan pribadi guru PNS, wong yang mau naik tingkat kan dia bukan sukwan,” ujar seorang guru sukwan berinisial Jn.

Lanjut sukwan di salah satu SD ini, kebanyakan yang melimpahkan tugas ke guru sukwan adalah guru yang sudah tua.

Salah satunya karena mereka tidak menguasai teknologi. Mereka tidak bisa ngetik atau membuat surat-surat yang dibutuhkan.

Namun seharusnya tugas itu tidak dilimpahkan ke guru sukwan. Apalagi tugas itu dibebankan tanpa ada imbalan apapun.

Guru sukwan hanya menerima upah dari BOS yang dialokasikan sekolah.

“Ada sih yang memberi uang lelah, atau uang ganti mengajar. Tapi kebanyakan tidak ada, mirip kerja bakti saja,” tambah Jn.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved