Kamis, 23 April 2026

Malang Raya

Petani Tebu Kabupaten Malang Terancam Bangkrut

Dwi Irianto menjelaskan kondisi petani tebu berada diujung tanduk. Banyaknya gula impor membuat petani tebu sekarat.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Armada truk tebu yang diparkir di depan PG Kebon Agung Malang beberapa waktu lalu. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Petani tebu di Kabupaten Malang dibayangi kebangkrutan.

Ketua DPD Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Kebon Agung Malang, Dwi Irianto menjelaskan kondisi petani tebu berada diujung tanduk.

Banyaknya gula impor membuat petani tebu sekarat.

( Baca juga : Nurani Istri Iqbaal Ramadhan Makin Sukses, Sering Tampil di TV dan Bakal Main Film )

Harga jual gula impor di pasaran sebesar Rp 6.000 per kilogram (Kg).

Sedangkan harga gula lokal di atas Rp 10.000 per Kg.

Hal itu membuat masyarakat lebih memilih gula impor.

( Baca juga : Ibu Nurrani Istri Sah Iqbal Ramadhan Menangis Setelah Anaknya Terkenal & Kaya, Penyebabnya Begini )

“Memang selisih harganya sangat jauh. Gula lokal pasti kalah di pasar.”

“Seharusnya pemerintah memiliki data valid atas kekurangan gula sehingga bisa mengambil kebijakan impor dengan tepat,” kata Dwi Irianto kepada SURYAMALANG.COM,  Selasa (31/7/2018).

Dwi Irianto mengungkapkan kebutuhan gula nasional mencapai 2,7 juta ton per tahun.

( Baca juga : Arema FC Tanpa Dendi Santoso saat Menjamu Persija Jakarta )

Sedangkan produksi gula lokal mencapai 2,3 juta ton per tahun.

Sebenarnya hanya ada kekurangan kebutuhan gula sekitar 500.000 ton.

Seharusnya kekurangan kebutuhan gula tersebut yang menjadi acuan kebijakan impor gula.

( Baca juga : Link Live Streaming & Sinopsis Ek Tha Raja Ek Thi Rani ANTV Episode 8, SELASA 31 Juli )

“Ternyata impor gula tahun ini mencapai 1,1 juta ton. Ditambah persetujuan tambahan impor 450.000 ton.”

“Jika dikalkulasi dengan rembesannya, total impor gula mencapai 3,6 juta ton pada tahun ini,” ucap Dwi Irianto. 

APTRI telah minta pemerintah untuk melakukan moratorium gula impor.

( Baca juga : Punjul Santoso Soroti Rendahnya Serapan di Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah Kota Batu )

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved