Universitas Negeri Malang

Dua Mahasiswa Universitas Negeri Malang Jadi Atlet Gulat di Asian Games

Mereka adalah Mutiara Ayuningtyas dan Lulut Gilang Saputra. Mahasiswa Fakuktas Ilmu Keolahragaan (FIK) ini berlaga di cabang olahraga gulat.

Dua Mahasiswa Universitas Negeri Malang Jadi Atlet Gulat di Asian Games
Mutiara Ayuningtyas, mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) yang menjadi atlet Indonesia di cabor gulat. 

Awal Mutia tertarik di gulat saat SMP di SMPN 1 Tumpang, Kabupaten Malang ia ikut eskul gulat dan berlanjut sampai sekarang. Sementara kakak kelasnya yang sama-sama menjalani TC di Sukabumi adalah Lulut. "Saya menekuni gulat sejak 2009. Waktu itu masih SMP kelas 7," jelas Lulut terpisah pada suryamalang.com.

Tahun pertama ikut lomba pada 2010 dengan menjadi juara tingkat provinsi pada kejurda gulat SE Jawa timur di Surabaya. Ia mahasiswa FIK angkatan 2014. Menjalani kuliah dan ikut latihan serta lomba menjadi seni sendiri bagi Lulut. "Untuk ujian praktik saya juga harus mengulang semester depan," papar Lulut.

Untuk mata kuliah teori, ia menyatakan dibantu banyak dosen. "Jadi 90 % mata kuliah yang saya ambil alhamdulillah lulus dengan sistem kuliah online, hanya untuk mata kuliah tertentu khususnya praktik yang nggak bisa sistem online akhirnya harus mengulang semester depan," paparnya.

Untuk itu, ia tiap minggu harus minta tugas sekaligus mengirimkannya via surel. "Bersyukur lah dosen di UM khususnya jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan bisa mengerti dan mau membantu mahasiswanya," kata cowok kelahiran Mojokerto ini.

Biasanya ia mengerjakan tugas setiap akhir pekan. "Kadang pagi. Kadang bisa seharian tergantung tugasnya," jelas Lulut. Saat ini porsi latihannya sehari dua kali. Pagi jam 09.30 WIB dan sore Pda pukul 16.00 WIB. Namun sebelum itu diawali sarapan bersama dan jam 07.00 WIB diawali dengan pemanasan jalan-jalan.

Setelah lulus SMA, ia memutuskan untuk melanjutkan studi saya di UM agar prestasi akademik dan non akademik saya tetap berjalan seimbang. Untuk di Asian Games, ia masuk kelas 85 kg gaya Grego Romawi. Ia juga sempat menjalani pemusatan latihan di Bulgaria selama tiga bulan.

Pelatihan di Sukabumi persiapan akhir menghadapi Asian Games yang akan datang. "Semoga tim gulat Indonesia mendapatkan hasil yang bagus di ajang Asian Games nanti," harapnya.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved