Blitar
Berangkat Angkut Sayur, 2 Pria Asal Malang Ini Malah Pulang Bawa Barang Curian
Kompak memang boleh. Tapi kalau kompak untuk berbuat jahat, tentu saja gak boleh. Aksi duo warga asal Malang ini jangan ditiru.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Zainuddin
“Setelah dilacak, kami tahu keberadaan pelaku. Ternyata mereka adalah warga Kabupaten Malang,” katanya.
Sementara itu, Nurid mengaku beraksi pada siang hari.
Saat mereka beraksi, toko bangunan dalam kondisi buka.
( Baca juga : Nama Pemain Persib dan Eks Arema Ini Masuk dalam Skuat Pemain Terbaik Asia Bersama Xavi Hernandez )
Tetapi, penunggu toko berada di belakang toko.
Dia mengambil gulungan talang seng yang ditaruh di teras toko.
“Saya memang mencari toko bangunan yang sepi.”
( Baca juga : Baru Selesai Ijab Kabul, Pemuda Mojokerto Ini Harus Berpisah dengan Istrinya )
“Saya yang mengangkat talang seng. Sedangkan teman saya yang menunggu di mobil.”
“Teman saya itu yang mengemudikan mobil,” kata Nurid.
Nurid mengaku sudah empat kali mencuri di toko bangunan di Blitar.
( Baca juga : Wali Kota Malang Nonaktif, M Anton Menangis Saat Divonis 2 Tahun Penjara )
Semua aksinya dilakukan bersama Gangsar.
Sebab, dia dan Gangsar mengirim sayur dari Malang ke Tulungagung setiap hari.
“Uangnya untuk tambahan bayar sewa mobil. Sewa mobilnya Rp 160.000 per hari,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/rekaman-cctv-aksi-pencurian-di-toko-bangunan-di-desa-kemloko-nglegok-blitar_20180810_135420.jpg)