Berita Bangkalan

Dua Bulan Menjabat, Kapolres Bangkalan AKBP Boby Paludin Tambunan Perintahkan Door Begal Motor

Perburuan para pelaku kriminal berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) dilakukan Polres Bangkalan dengan cara memajang foto wajah di papan informasi.

Dua Bulan Menjabat, Kapolres Bangkalan AKBP Boby Paludin Tambunan Perintahkan Door Begal Motor
surya.co.id/ahmad faisol
Papan informasi bertukiskan 'DPO Satreskrim Polres Bangkalan' dipampang di salah satu sudut gedung Satuan Intel Polres Bangkalan. 

Foto-foto di Papan DPO Satreskrim Polres Bangkalan Mulai Tak Terurus

SURYA.co.id | BANGKALAN - Selain menyebar personel di lapangan, perburuan para pelaku kriminal berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO)  dilakukan Polres Bangkalan dengan cara memajang foto wajah mereka di papan informasi.

Namun belakangan, foto-foto dalam bingkai kayu di lingkungan mapolres itu kini sudah tak terurus. Bahkan beberapa foto DPO di antaranya sudah tidak jelas karena warnanya memudar.

"Belum diperbaharui foto-fotonya karena faktor pergantian kepemimpinan," ungkap Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP Bidarudin kepada Surya, Rabu (15/8/2018).

Papan informasi dengan ukuran sekitar 2 meter x 1 meter bertuliskan 'DPO Satreskrim Polres Bangkalan' itu merupakan bagian dari pogram Kapolres Bangkalan sebelumnya, AKBP Anissullah M Ridha (Kapolres Kabupaten Blitar).

Ia digantikan AKBP Boby Paludin Tambunan pada pertengahan Maret 2018. Sebelumnya, Boby menjabat Kasubdit III Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Jatim.

"Saat ini lebih menekankan terhadap pengungkapan kasus begal. Sehingga hal-hal yang bersifat administratif sedikit terabaikan," jelas Bidarudin.

Baru dua bulan menjabat Kapolres Bangkalan, Boby langsung memerintahkan anak buahnya agar tidak segan untuk bertindak tegas nan terukur kepada para pelaku begal.

Door, dua pelaku pencurian sepeda motor meregang nyawa setelah diterjang peluru personelnya di Dusun Tangkel Desa/Kecamatan Burneh, Jumat (25/5/2018).

Sebulan kemudian, alumnus Akademi Polisi (Akpol) 1999 kelahiran Padang Sidempuan Sumatera Utara itu membentuk Tim Khusus Anti Begal bersenjatakan dua senapan serbu; laras panjang jenis SS1-V2 kaliber 5,5 mm dan laras pendek jenis revolver kaliber 38 mm.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved