Terpopuler

4 Terpopuler Kemarin: Paspamres Cantik Sidoarjo sampai Foto Jan Ethes Diedit Kaesang

4 Terpopuler Kemarin: Paspamres Cantik Sidoarjo sampai Foto Jan Ethes Diedit Kaesang

Penulis: Insani Ursha Jannati | Editor: Adrianus Adhi
Kolase - Kompas.com/Fabian Januarius Kuwado
Paspampres Serda Ambar Dwi Klaudiyah 

Sejak kecil Ambar memiliki cita-cita ingin menjadi seorang polwan.

Sayangnya setelah lulus SMA, Ambar gagal dalam seleksi polwan di tahun 2014.

Ambar kemudian melanjutkan pendidikannya di Universitas Muhammadiyah, Sidoarjo jurusan Akuntansi selama satu tahun.

Dia lalu mencoba kembali mengikuti seleksi penerimaan Angkatan Laut di tahun 2015 dan berhasil diterima.

Ambar menjalani pendidikan AL selama 1 tahun.

Saat ditanya tentang orang tuanya, Ambar juga dengan bersemangat menjelaskan pekerjaan keduanya.

"Bapak saya pengepul barang bekas, jadi dari pemulung dikumpulkan ke bapak, nanti bapak jual lagi. Kalau ibu saya jual sayur keliling kampung," kata Ambar.

Saat sedang cuti dan pulang kampung, Ambar sering membantu ibunya belanja ke pasar setiap pukul 1 pagi lalu ikut berjualan di depan rumah hinggga keliling kampung.

"Nanti kalau sayurnya masih, baru ibu keliling naik motor. Sampai sekarang juga masih jualan sayur," lanjutnya.

Menurut Ambar, bekerja sebagai Paspampres jauh lebih berat dibandingkan saat masih di bagian kesehatan TNI AL dulu.

Ambar harus mempelajari banyak ilmu bela diri dan latihan fisik yang cukup berat.

"Tantangannya banyak, tapi saya bersyukur nasib membawa saya ke sini," katanya lagi.

Bagi Ambar, bekerja sebagai Paspampres juga memberinya banyak pengalaman baru.

Ambar senang bisa bertemu dengan warga meskipun takut dan grogi karena baru saja bergabung.

Di usianya yang masih muda ini, Ambar berharap bisa menjadi anggota tentara yang mampu melaksanakan semua tugas yang diberikan kepadanya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved