Bangkalan

Polisi Bangkalan Temukan Penarik Sumbangan Masjid, Ada Kejanggalan di Surat Tugasnya

Polisi menemukan penarik sumbangan, Saddamin (50) yang melintas di pemukiman warga di Desa Bandung, Konang, Bangkalan.

Polisi Bangkalan Temukan Penarik Sumbangan Masjid, Ada Kejanggalan di Surat Tugasnya
SURYAMALANG.COM/Ahmad Faisol
Saddamin (50) saat melintas di Desa Bandung, Konang, Bangkalan, Sabtu (1/9/2018). 

SURYAMALANG.COM, BANGKALAN – Anggota Unit Reskrim Polsek Konang menemukan penarik sumbangan, Saddamin (50) yang melintas di pemukiman warga di Desa Bandung, Konang, Bangkalan, Sabtu (1/9/2018).

Saddamin tercatat sebagai warga Desa Pragaan Daya, Pragaan, Sumenep.

Petugas langsung menggelandang Saddamin ke Mapolsek Konang untuk dimintai keterangan.

( Baca juga : Jojo Sebut Pedangdut Pilihannya, Antara Ayu Ting-Ting atau Via Vallen , Ucap 1 Nama Diawali Hmm )

Berdasar hasil pemeriksaan, surat tugas permohonan sumbangan yang mengatasnamakan Masjid Miftahul Huda sudah tidak berlaku.

Dalam surat itu tertera bahwa Masjid Miftahul Huda berada di Desa Pragaan Daya, Pragaan, Sumenep.

“Masa berlaku dokumen yang dibawa sudah tidak berlaku,” ungkap AKP Bidarudin, Kasubbag Humas Polres Bangkalan kepada SURYAMALANG.COM.

( Baca juga : Ayu Ting Ting Kegirangan Bertemu Atlet Cowok Asian Games Idolanya, Sampai Pamer ke Bilqis & Sang Ibu )

Selain surat tugas, Saddamin juga membawa surat keterangan domisili dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Sumenep.

Dalam surat tugas bernomor 0214/YASMID/MMH/04/2018 tercantum masa berlaku surat sampai 30 Juli 2018.

Juga ada catatan bahwa bila melebihi tanggal tersebut maka dia wajib melapor.

( Baca juga : Marsha Aruan Puji Badan Atletis Jojo & Bandingkan dengan El Rumi: ‘El Gendut’ Diakhiri Kata Tapi )

Selain itu juga tertulis tujuannya ada di Jatim, Jateng, Sumatera, DIY, DKI, NTB, Jakarta, Lampung, Jambi, Riau, Bali, Bandar Lampung,  Pangkal Pinang, Palembang, Bangka Belitung, sampai Bengkulu.

“Dalam surat itu disebutkan bahwa keperluannya adalah silaturahmi dan mencari dana untuk Yayasan Pembangunan Masjid Miftahul Huda,” jelas Bidarudun.

Polres Bangkalan telah menghubungi pihak yang tertera dalam surat keterangan tugas tersebut.

( Baca juga : Luna Maya Ulang Tahun di Luar Negeri Dapat Kado Mahal dari Syahrini, Ternyata Cuma Benda Sederhana )

“Masjid tersebut memang ada. Namun surat tugas dari panitia sudah tidak berlaku lagi,” tegasnya.

Selain dokumen, polisi juga menyita uang Rp 200.000, dan tas warna hitam.

“Selanjutnya kami melakukan pendataan dan pembinaan kepada yang bersangkutan,” tambahnya.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved