VIDEO - Yama Carlos Dongkol pada Penjaga Lumpur Lapindo saat Syuting 'Siap Gan!'

"Mereka ngasih pemahaman kalau sekarang tempat ini (Lumpur Lapindo) namanya jadi Lumpur Sidoarjo,"

Ia bercerita, ketika pemain dan kru datang ke lokasi tersebut ada seorang petugas yang menjaga Lumpur Lapindo memberi mereka sedikit pengarahan.

"Mereka ngasih pemahaman kalau sekarang tempat ini (Lumpur Lapindo) namanya jadi Lumpur Sidoarjo,"

"Mereka juga bilang kalau adanya lumpur itu karena bencana alam," jelas Yama.

Mengaku mengetahui kejadian itu dengan jelas, Yama merasa jengkel dengan penjelasan sang penjaga.

"Lah dikira kita anak TK bisa di-brain wash?" tegas Yama.

Selain itu, Yama juga mengungkapkan sikap petugas penjaga Lumpur Lapindo yang menurutnya sangat tidak sopan dalam memberi pengarahan.

"Ya orang kalau mau ngasih tahu kan harusnya sopan, nah dia enggak. Ngasih tahu sambil pakai kacamata hitam terus ngerokok."

"Udah dongkol banget saya," ucap Yama yang sedikit emosional.

Namun, meskipun perjuangan pemain dan kru cukup berat untuk melakukan syuting di tempat tersebut, nyatanya adegan di Lumpur Lapindo harus di take out dari film.

Awalnya, adegan di Lumpur Lapindo itu digunakan untuk pamungkas film tersebut, di mana pada cerita, tokoh Pak Sukiran meninggal dan dikubur di lokasi itu.

"Tapi karena dari pihak produksi enggak mau ada adegan sedih, jadi adegan di Lumpur Lapindo di take out," jelas Yama.

Sebagai gantinya, pada akhir film 'Siap Gan!' tokoh Pakde Sukiran dinyatakan sembuh dari penyakit dan ikut mengibarkan bendera merah putih bersama pasukan paskibra di Hotel Majapahit.

Penulis: Akira Tandika
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved