Bisnis
Bulog Tunggu Kedatangan Gula Kristal Mentah 60.000 ton
Masuknya gula mentah impor setelah selesainya pabrik gula giling tebu, baru gula mentah di datangkan untuk Pabrik Gula Bulog
SURYAMALANG.COM, JAKARTA - Perum Bulog tengah menanti kedatangan gula kristal mentah yang diimpor sebanyak sekitar 60.000 ton.
Sayangnya, Direktur Utama Perum, Bulog Budi Waseso tidak membeberkan kapan tepatnya kedatangan gula mentah tersebut. Namun, dia memastikan, gula mentah akan mulai masuk setelah masa giling tebu di pabrik gula sudah selesai.
“Masuknya tergantung, kalau pabrik kita ini sudah selesai giling tebu, baru gula mentah kita datangkan, sehingga tidak menjadi persoalan di gudang lagi,” kata Budi Waseso usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IV DPRRI, Kamis (13/9).
Menurut pria yang kerap dipanggil Buwas ini, harga gula yang mereka dapatkan juga masih dibawah harga gula internasional. Meski tak menyebutkan dari mana gula tersebut didatangkan, Buwas memastikan kualitas gula tersebut baik.
“Yang jelas harga gula internasional US$ 320 - US$ 330 per ton, kami masih di bawah US$ 300,” jelas Budi Waseso.
Dalam RDP dengan Komisi IV, Buwas mengaku pihaknya memang membutuhkan impor gula mentah supaya pabrik gula Bulog yakni PT Gendhis Multi Manis (GMM) bisa terus beroperasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/gula-ilustrasi_20160602_101032.jpg)