Bisnis

Antisipasi Defisit Keuangan, Presiden Jokowi Minta Direksi BPJS Kesehatan Perbaiki Sistem

Ini bukan tugas yang mudah, bagaimana mengontrol, memonitor klaim dari rumah sakit, bukan sesuatu yang gampang

Editor: Achmad Amru Muiz
dok Surya
Ilustrasi Warga mengurus BPJS Kesehatan 

SURYAMALANG.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo memerintahkan Direksi Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk memperbaiki sistem verifikasi keuangan agar lebih baik. 

Hal itu berkaitan dengan defisit yang masih terjadi di tubuh BPJS Kesehatan. Apalagi, BPJS Kesehatan  jangkauannya dari pusat, kabupaten, kota, provinsi di seluruh Indonesia.

"Ini bukan tugas yang mudah, bagaimana mengontrol, memonitor klaim dari rumah sakit, bukan sesuatu yang gampang," kata Presiden di Istana Negara, Rabu (19/9).

Presiden bercerita, ia juga sempat mengalami di kota. "Dulu kita ada kartu sehat, di lingkup provinsi di Jakarta, kita ada Kartu Jakarta Sehat. Itu ngontrol verifikasi setiap rumah sakit tidak mudah. Ini seluruh negara," tambah Presiden.

"Artinya perbaikan sistem harus terus dilakukan," ucap Jokowi. 

Sebagai catatan saja, defisit BPJS Kesehatan diperkirakan bisa mencapai Rp 11 triliun hingga akhir tahun 2018 ini.

Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved