selebrita
Demi Totalitas Perankan Suzzanna, Luna Maya Sampai Makan Melati
Artis Luna Maya dipilih untuk memerankan Suzzanna dalam film Bernafas dalam Kubur, inilah bagian tersulit dari memerankan ratu horor Indonesia.
Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.com - Artis Luna Maya dipilih untuk memerankan Suzzanna dalam film Bernafas dalam Kubur, dia ungkapkan bagian tersulit dari memerankan ratu horor Indonesia.
Siapa yang tak kenal nama Suzzanna? Nama yang begitu lekat dengan horor Indonesia tahun 80an ini adalah salah satu legenda perfilman.
Maka tak heran jika filmnya pun dibuat kembali agar dapat dinikmati oleh para penggemar.
Dalam film Bernafas Dalam Kubur, aktris kawakan Luna Maya dipilih untuk memerankan Suzzanna.
Dalam trailer yang beredar, Luna Maya terlihat begitu mirip dengan almarhumah Suzzanna.
Baca: Lewat Instagram, Nikita Mirzani Berani Sindir Artis Senior Yang Dekati Dipo Latief, Siapa?
Baca: Herjunot Ali Kelelahan Saat Syuting Jadi Suami Suzzanna, Halusinasi & Lihat Sosok Misterius ini
Baca: Shraddha Arya, Si Cantik Preeta Takdir Lonceng Cinta Sedang di Indonesia untuk Acara Besok
Baca: Calon Suami Syahrini Terungkap Lewat Wasiat Sang Kakak, Ini Ciri-ciri & Kabarnya Sering Ngapel
Baca: Dewi Perssik Balas Tuduhan Operasi Plastik dengan Video Tunjukkan Pantat, Ada yang Beda di Wajah
Baca: Pagi Ini, Rupiah Menguat Ke Level Rp 14.904 Per Dolar AS
Baca: Doa dari Ribuan Bobotoh dan Pemain Persib Bandung untuk Haringga Sirila
Bahkan suara Luna Maya pun terdengar sedikit mirip dengan suara Suzzanna.
Rupanya, Luna Maya mengaku menemui banyak tantangan kala memerankan Ratu Horor Indonesia tersebut.
Melansir dari Grid.id dalam artikel yang tayang pada Rabu 26 September 2018, Luna Maya mengungkapkan kesulitannya.
Rupanya, Luna Maya sempat kesulitan menirukan suara tawa Suzzanna yang begitu khas.
“Karena berubah suara itu butuh proses panjang,” ungkap Luna Maya kala ditemui di jumpa pers peluncuran teaser dan poster Suzzanna: Bernafas dalam Kubur, Senin 24 September 2018.
Karena sulitnya merubah suara itu, Luna Maya beserta tim akhirnya sepakat untuk menirukan intonasi berbicara Suzzanna saja.
“Jadi kita kayak yang paling memungkinkan untuk mengubah itu ya intonasinya,” ungkap Luna Maya.
“Bagaimana beliau berbicara.”
“Caranya beliau berdialog, bagaimana ada lengkungannya, ada iramanya,” katanya.
Baca: Soal Kematian Haringga Sirila, Edy Rahmayadi : Yang Paling Berdosa Adalah Saya Selaku Ketua PSSI
Baca: Cangkrukan Ala Kapolresta Bersama Awak Media Di Kota Kediri
Luna merasa tak begitu kesulitan menirukan hal tersebut.
Hal ini karena film Bernafas dalam Kubur mengambil setting tahun 1980-an dan menggunakan pemilihan bahasa yang berbeda.
Hal tersebut rupanya cukup memudahkan Luna memerankan Suzzanna.
Selain itu, suara tawa khas Suzzanna kala menakuti orang juga menjadi perhatian khusus Luna Maya.
“Karena filmnya banyak banget dan karena ini cerita yang baru, aku enggak bisa ngikutin plek-ketiplek di filmnya beliau.”
“Jadi aku harus ambil per-part, ini per-part aku sampai, saat takutin orang, ketawanya ini nih,” ungkapnya.
Selain itu, Luna Maya juga mengaku mengalami kesulitan kala harus terus-terusan melotot menatap mata lawan.
Mata melotot memang merupakan akting khas Suzzanna.
Baca: Pinjam Motor untuk Beli Obat, Pria Tulungagung Ini Malah Gandaikan Motor Teman
Baca: Jauh-jauh ke Surabaya, 5 Pria Asal Malang, Nganjuk, dan Bojonegoro Ini Malah Bermain Judi
“Jadi memang setiap film bunda ada yang tidak melotot.”
“Sudah jadi ciri khas dengan tolak pinggang jadi ciri khas,” kata Luna Maya.
Selain itu, Luna Maya mengaku kesulitan karena dirinya harus mengenakan kontak lens kala memerankan Suzzanna.
Pemakaian kontak lens tersebut cukup menyulitkannya dalam beberapa adegan.
“Perbedaan saya dengan bunda, bola mata saya berwarna.”
“Bunda agak coklat, jadi selama syuting hampir 50 hari memakai kontak lens warna hitam,” ungkap Luna Maya.
Baca: Rangkuman Kejadian Jatim Kemarin, Mulai Kecelakaan Pasuruan, sampai 34 Motor Siswa Surabaya Terbakar
Baca: Ratusan Siswa SMA/SMK Di Pasuruan Ikuti Pelatihan Menumbuhkan Jiwa Mandiri
“Paling susah melotot menggunakan lensa kontak, kadang saya juling.”
“Karena (Lensa kontak, red) menutupi mata saya.”
Tak hanya itu, pemakaian lensa kontak itu juga menyulitkan Luna Maya ketika harus akting menangis.
“Adegan nangis susah, softlensenya nyerap air.”
“Jadi enggak berasa nangis,” katanya.
Untuk totalitas perannya, Luna Maya bahkan sampai memakan bunga melati untuk camilan seperti almarhumah Suzzanna.
Menurut Luna maya rasa bunag tersebut cukup unik.
“Rasanya kayak bunga dan wangi,” kata Luna Maya.
Baca: Dijadwalkan, Cawapres KH Maruf Amin Dua Hari Berkunjung Ke Jember
Baca: Pinjam Motor untuk Beli Obat, Pria Tulungagung Ini Malah Gandaikan Motor Teman
Luna Maya sempat merasa khawatir menyantap bunga tersebut, sebab ada beberapa bunga yang terasa sedikit basi.
“Ada melati yang dari kemarin agak basi dan yaudah telan saja,” kisahnya.
Luna Maya berharap agar film Bernafas Dalam Kubur ini dapat mendulang sukses dan diterima masyarakat.
“Tapi mudah-mudahan kerja keras saya berbuah hasil.”
“Ini syuting tergila, pressure-nya gila,” tutup Luna Maya.
Trailer film Bernafas dalam Kubur dapat disaksikan di link berikut: