Malang Raya
Bakso Bakar, Rujak Limpung dan Jelita 'Buka Cabang' di Polres Malang, Hmm . . .
Tiga program ini, diluncurkan bertepatan dengan peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke 63, yang digelar di Lapangan Polres Malang.
Penulis: Mohammad Erwin | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Kini masyarakat Kabupaten Malang semakin dimudahkan dalam membayar pajak kendaraan bermotor.
Pasalnya, Satlantas Polres Malang bersama dengan Dispenda Kabupaten Malang meluncurkan program baru.
Mengusung nama unik yang mudah diingat masyarakat, program baru ini siap beri kemudahan hingga daerah terpencil.
Nama-nama unik tersebut di antaranya, Bakso Bakar (Bayar Pajak Turut Deso Bagian Karangploso). Selanjutnya, Rujak Limpung (Seruan Bayar Pajak Keliling Kampung). Terakhir, Jelita (Jelajah Lintas Desa Samsat Talang Agung).
Semua program baru tersebut ditunjang dengan kendaraan sepeda motor sehingga dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
Khusus untuk program Rujak Limpung, petugas akan berkeliling kampung sambil membawa kendaraan bermotor lengkap dengan mikrofon dan pengeras suara.
Sembari petugas melakukan sosialisasi, rekaman diputarkan kepada masyarakat agar semakin paham dengam program yang disampaikan.
Tiga program ini, diluncurkan bertepatan dengan peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke 63, yang digelar di Lapangan Polres Malang.
Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung melalui Kasatlantas Polres Malang, AKP Probandono Boby, menjelaskan, pelaksanaan program baru itu, petugas Dispenda dan Satlantas Polres Malang, menyasar desa dan kampung yang ada di wilayah kabupaten.
Alasan tiga program teranyar itu dilaunching bersamaan dengan peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke 63 tujuannya dengan bertambahnya umur Polantas, khususnya Satlantas Polres Malang harus bertambah semangat untuk melayani masyarakat.
"Kita hadir untuk memudahkan masyarakat, jadi masyarakat tak perlu jauh-jauh ke Samsat. Cukup dari tempat mereka saja sudah bisa terlayani," terang Kasatlantas Polres Malang, AKP Probandono Boby, usai acara HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke 63, Jumat (28/9/2018).
"Harapannya, kami semakin semangat dan busa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," sambungnya.
Dalam praktiknya, petugas akan membawa segala piranti untuk proses pembayaran pajak kendaraan bermotor tahunan. Kemudian, datang ke desa-desa atau kampung.
Boby menambahkan, tujuan utama ketiga program tersebut adalah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Terobosan baru tersbut sudah dijalankan selama sebulan melalui trial. Positifnya masyarakat merespon baik program tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/bakso-bakar-rujak-limpung-dan-jelita-polres-malang_20180928_163029.jpg)