Resensi Buku - Sepak Bola Adalah Candu dan Simbol Perlawanan
Sepak bola adalah simbol ideologi, perlawanan, politik, semangat daerah (golongan), jati diri bangsa, candu, dan penggerak massa terbesar.
Penulis: Eko Darmoko | Editor: Zainuddin
Pasalnya, lagu kebangsaan dalam laga Timnas adalah sudah terlanjur menjadi ritual wajib seperti saat merayakan hari kemerdekaan—betapa pun pendukung Timnas sejatinya adalah campuran dari kelompok pendukung klub (daerah) yang menyatu di bawah bentang bendera negara.
Di Indonesia masa kini (bukan era Hindia Belanda), kelompok pendukung klub (daerah) rela bersatu ketika Timnas Indonesia bertanding.
Ambil contoh dalam masa dekat ini, betapa antusiasnya pendukung Timnas kala mengawal Indonesia berlaga di Piala AFF U-16 di Sidoarjo, Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang, dan Piala Asia U-16 di Malaysia.
Mereka bersorak menyanyikan yel-yel pembakar semangat dengan amat heroik, bersikap khusyuk dan syahdu kala menyanyikan kidung Indonesia Raya sebelum kick off.
Sepak bola adalah segala-galanya dalam plot besar peradaban umat manusia.
Dan betapa pun bisnis sudah menjadi ‘benalu sekaligus pupuk’, toh sepak bola tetap menjelma ‘agama’ sembari menyempil tabiat perlawanan di dalamnya.
INFORMASI BUKU
Judul: Mewarisi Sepak Bola, Budaya dan Kebangsaan Indonesia
Penulis: R.N. Bayu Aji
Penerbit: Pagan Press
Cetakan: Pertama, Juli 2018
Tebal: viii + 135 halaman
ISBN: 978-602-0891-89-7
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/buku-berjudul-mewarisi-sepak-bola-budaya-dan-kebangsaan-indonesia-karya-rn-bayu-aji_20181002_192726.jpg)