Blitar

Eks PKL Jalan Mastrip Setuju Direlokasi Di Timur Stadion Supriyadi Kota Blitar

Pedaganga akan membangun kios berjualan yang seragam agar terlihat rapi. Biaya untuk membangun kios secara swadaya dari para pedagang

Eks PKL Jalan Mastrip Setuju Direlokasi Di Timur Stadion Supriyadi Kota Blitar
surya malang/Samsul Hadi
Perwakilan eks PKL Mastrip dan Disperindag saat melihat tempat relokasi di Jl Dr Wahidin atau timur Stadion Supriyadi, Senin (8/10/2018) 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Eks pedagang kaki lima (PKL) Jl Mastrip sudah setuju dengan tempat relokasi yang diberikan Pemkot Blitar di Jl Dr Wahidin atau di sebelah timur Stadion Supriyadi. Para pedagang berencana membanguna kios berjualan di lokasi secara swadaya.

"Sudah final, tempat relokasi untuk pedagang Mastrip di timur stadion (Supriyadi). Pedagang sudah setuju, tinggal membangun kios saja," kata Ketua Paguyuban Pedagang Mastrip, Adi Santoso, Senin (8/10/2018).

Adi mengatakan perwakilan pedagang bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) sudah mengecek lokasi. Pedagang juga sudah mengukur lokasi berjualan. Tempat relokasi untuk pedagang Mastrip berada di atas trotoar.

Panjang trotoar yang digunakan tempat relokasi untuk pedagang Mastrip sekitar 147 meter. Tempat itu akan dibagi menjadi 62 kios berjualan untuk pedagang. "Sebenarnya mulai sekarang pindah juga sudah boleh. Tapi kami ingin membangun kios yang seragam," ujar Adi.

Dikatakan Adi, para pedaganga akan membangun kios berjualan yang seragam agar terlihat rapi. Biaya untuk membangun kios secara swadaya dari para pedagang. Tiap pedagang rencanannya patungan Rp 6 juta untuk membangun kios yang seragam.

"Kami masih mengumpulkan uang itu, tapi akhir tahun ini targetnya sudah pindah di sana (timur Stadion Supriyadi)," katanya.

Awalnya, Pemkot Blitar berencana merelokasi eks PKL Jl Mastrip ke lapangan Sananwetan, Jl Kalimantan. Tetapi, Pemkot Blitar membatalkan rencana itu dan mengalihkan tempat relokasi eks PKL Mastrip ke Jl Dr Wahidin atau di sebelah timur Stadion Supriyadi.

Wakil Wali Kota Blitar, Santoso mengatakan setelah dilalukan rapat koordinasi lintas OPD, ternyata kawasan lapangan Sananwetan tidak boleh digunakan untuk aktivitas PKL. Akhirnya, Pemkot Blitar mencarikan alternatif lokasi lain untuk tempat relokasi eks PKL Mastrip.

"Sesuai Perwali soal penataan PKL, Jl Kalimantan boleh untuk aktivitas PKL, kecuali di kawasan lapangan Sananwetan," kata Santoso.

Akhirnya, Pemkot Blitar mengalihkan tempat relokasi untuk eks PKL Mastrip di Jl Dr Wahidin atau di sebelah timur Stadion Supriyadi. Para eks PKL Mastrip dipersilakan berjualan di atas trotoar di bagian timur jalan itu. Lokasi itu dulu juga digunakan untuk merelokasi pedagang Pasar Pon.

Sekedar diketahui, pada awal 2017, Pemkot Blitar menggusur kios PKL di Jl Mastrip. Ada sekitar 78 kios milik PKL yang digusur tanpa diberi tempat relokasi. Para pedagang akhirnya menggugat tindakan penggusuran yang dilakukan Pemkot Blitar ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Majelis hakim PTUN memenangkan gugatan pedagang dan menyatakan tindakan penggusuran kios PKL di Jl Mastrip yang dilakukan Pemkot Blitar cacat hukum. Keputusan majelis hakim PTUN yang memenangkan gugatan pedagang itu dikuatkan lagi di tingkat banding. 

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved