Selasa, 28 April 2026

Surabaya

Melihat Ruang CCTV Pendeteksi Wajah, Tidak Melayani Deteksi Pasangan Selingkuh

Sejauh ada izin dari pimpinan saya patuh. Saya terus terang cemas kalau CCTV ini dimanfaatkan untuk mendeteksi pasangan selingkuh.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: yuli
ahmad zaimul haq
PENGENAL WAJAH - Petugas mengamati rekaman cctv perekam wajah di ruang CCTV Terminal Purabaya, Bungurasih Sidoarjo, Rabu (10/10/2018). Pemkot Surabaya menyiapkan CCTV perekam wajah yang akan disebar di sejumlah tempat di Kota Surabaya. CCTV ini akan membantu dalam melacak pelaku kejahatan dan kriminal, mencari orang hilang, hingga menangkap pelaku teroris dan buron. 

Ada 16 titik atau ruang yang bisa mengcapture setiap penumpang. Semua CCTV itu tersambung melalui sistem online sehingga terhubung di ruang CCTV. "Kami bekerja 24 jam," kata Harlan. 

Ada empat operator di ruang CCTV pendeteksi wajah Terminal Purabaya. Mereka bekerja sift sehingga tak boleh ruangan itu kosong. Sebanyak delapan monitor terus menyala. Satu monitor utama untuk menyimpan hasil deteksi wajah. 

Hasil pendeteksi wajah itu terlihat di tepi monitor. Berjajar. Semua wajah penumpang akan tercapture satu per satu. Selanjutnya foto itu akan tersimpan di server.

"Saat ada pihak yang berwajib menghendaki, kami siap membuja file hasil deteksi wajah," kata Kepala Sub Unit Terminal Purabaya, Imam Hidayat. 

Karena semua yang melintas di terminal itu wajahnya bisa tercapture dan tersimpan, petugas dan operator pun takut dengan fenomena pasangan selingkuh.

Sebab banyak penumpang yang sudah tahu sistem kerja CCTV pendeteksi wajah mulai menanyakan apakah diperkenankan jika ada pasangan selingkuh

Imam pun mengakui bahwa CCTV pendeteksi wajah itu sangat cocok jika ada yang ingin mengetahui kalau ada pasangan selingkuh. Misalnya pasangan minta ditunjukkan apakah pasangannya itu pergi dengan orang lain.

"Ini yang kami cemaskan. Kan sekarang banyak fenomena selingkuh," ucap Imam sambil tertawa.

Ruang CCTV pendeteksi wajah di Purabaya itu tidak semua orang bisa masuk. Semua harus seizin otoritas manajemen Terminal Purabaya di bawah Dishub Kota Surabaya.

Imam menegaskan bahwa CCTV pendeteksi wajah itu tidak untuk kepentingan dan keperluan pribadi. 

Hanya untuk tujuan keamanan, pencarian pelaku DPO atau orang hilang yang diperkenankan memanfaatkan dan menggunakan fasilitas CCTV khusus itu.

Bukan kepentingan istri yang ingin mencari suaminya selingkuh bepergian melalui Terminal Purabaya. Atau juga suami yang ingin mengetahui istrinya selingkuh.

Harlan Satria selaku operator mengakui bahwa CCTV itu akan efektif kalau digunakan untuk mencari pasangan selingkuh.

"Sejauh ada izin dari pimpinan saya patuh. Saya terus terang cemas kalau CCTV ini dimanfaatkan untuk mendeteksi pasangan selingkuh," kata Hendra. 

Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved