Surabaya
Kabur Usai Hamili Cewek, Zaini Dilaporkan ke Polisi Surabaya
Berani berbuat harus berani bertanggung jawab. Tapi pria asal Surabaya ini malah berusaha menghindar saat dimintai tanggung jawab.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Muhammad Zaini menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya karena tidak mau tanggung jawab usai menghamili kekasihnya.
Pria asal Bangkalan ini melanggar Pasal 81 ayat (2) UU RI 35/2014 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 64 ayat (1) ke-1 KUHP.
Zaini hanya tertunduk dalam sidang di PN Surabaya, Senin (15/10/2018).
Kejadian ini bermula saat korban kenalan dengan Zaini melalui Facebook pada Juli 2017.
( Baca juga : Takut Dicerai Suami, Wanita Surabaya Ini Pilih Adopsi Anak, Tapi Berakhir di Penjara )
Kemudian Zaini mengajak Umi bertemu.
Zaini mengajak korban untuk buka bersama sekaligus mampir di rumah Zaini di Asemrowo.
Sejak saat itu Zaini sering mengajak kekasihnya untuk berhubungan layaknya suami istri.
Kepada kekasihnya itu, Zaini berjanji akan bertanggung jawab atas perbuatannya.
( Baca juga : Curi Motor di Surabaya, Pemuda Asal Bangkalan Ini Sembunyi di Kalimantan )
Perbuatan terlarang itu terbongkar saat korban hamil.
Bahkan ibu korban berniat bertemu dengan keluarga Zaini untuk minta tanggung jawab.
Namun, keinginan itu tidak pernah mendapat respon positif.
Akhirnya ibu korban lapor ke Polsek Asemrowo, Surabaya.
( Baca juga : Pemuda Asal Surabaya Ini Ditangkap Polisi Karena Karaoke Sambil Bawa Sangkur )
Apalagi anak hasil hubungan terlarang itu telah lahir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/gadis-belia-dihamili-ayah-kandung_20180730_191910.jpg)