Breaking News:

Malang Raya

Soal Pengisian Jabatan Kosong, Sekda Kota Malang : Saat Ini Semua Masih Proses

Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto menjelaskan bahwa saat ini proses pengisian jabatan kosong tersebut sudah dalam proses.

Penulis: Alfi Syahri Ramadan
Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pemkot Malang masih berupaya untuk menyelesaikan masalah pengisian jabatan kosong.

Saat ini beberapa jabatan kosong itu di antaranya Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim), Dinas Perpustakaan Umum dan Daerah (DPUD), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Direktur Utama PDAM Kota Malang, Inspektorat, Rumah Potong Hewan (RPH) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) serta Sekretaris DPRD Kota Malang.

Kekosongan tersebut tentunya harus segera diisi oleh Pemkot Malang. Salah satu caranya adalah dengan membentuk Panitia Seleksi (Pansel). Namun demikian, pemkot perlu melewati beberapa tahapan sebelum melakukan pengisian jabatan kosong tersebut.

Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto menjelaskan bahwa saat ini proses pengisian jabatan kosong tersebut sudah dalam proses. Memang ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum proses pengisian jabatan kosong bisa dilakukan.

"Tahapan pertama yang harus dilalui adalah dengan pengajuan izin kepada Kemendagri. Nantinya sebagian besar jabatan-jabatan kosong tersebut akan diisi melalui proses mutasi. Baru sisanya akan dipilih melalui mekanisme Pansel," katanya Kamis (18/10/2018).

Wasto menambahkan bahwa adanya pengisian jabatan melalui proses mutasi karena memang adanya pengalaman yang dibutuhkan. Sebab, beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memang memerlukan sosok yang sudah berpengalaman. Untuk itu, diberlakukan proses mutasi untuk mengisi kekosongan jabatan pada beberapa OPD.

"Jadi tidak semua jabatan kosong serta-merta dilakukan pansel. Tetapi memang proses tersebut harus dilewati terutama untuk konsultasi dengan Kemendagri," tambahnya.

Sementara itu, Wasto memastikan bahwa tidak ada batasan waktu untuk proses pengisian jabatan kosong tersebut. Tetapi dirinya memastikan saat ini proses pengisian jabatan kosong di lingkungan pemkot Malang masih terus berlangsung.

"Tidak ada target kapan harus selesai. Tetapi yang jelas saat ini proses pengisian jabatan kosong tersebut sudah terus berjalan," tambahnya.

Lebih jauh, Wasto menambahkan bahwa meskipun belum ada pimpinan tetap, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ataupun BUMD tetap bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Pasalnya sudah ada standar prosedur operasional (SOP) dari masing-masing OPD maupun BUMD.

"Semua perangkat daerah punya SOP tersendiri untuk menjalankan fungsi harian. Jadi Plt maupun pimpinan definitif tidak terlalu berpengaruh terhadap kinerja sehari-hari," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved