Pamekasan

Tiga Napi Kasus Sabu Asal Surabaya Nyabu Di Dalam Lapas Pamekasan

Tiga tersangka sekaligus napi yang ketahuan mengonsumsi sabu itu merupakan hasil penangkapan dari petugas lapas sendiri.

Tiga Napi Kasus Sabu Asal Surabaya Nyabu Di Dalam Lapas Pamekasan
suryamalang.com/Muchsin
Dua tersangka kasus sabu, Siri sebagai bandar dan Sukirah selaku pengedar, kini ditahan di Polres Pamekasan. 

SURYAMALANG.COM, PAMEKASAN – Tiga nara pidana (Napi) penghuni Lapas Kelas II-A Pamekasan ketahuan menghisap sabu di dalam selnya, Rabu (17/10/2018) malam.

Ketiga napi itu, Ginanjar Teja Sasmita (21) warga Jl Ketintang Surabaya, Ferry Herliyanto (31) warga Jl Kemayoran I Krembangan Surabaya, dan Ainol Yaqin (20) warga Jl Kenjeran Surabaya. Dari ketiga napi ini, petugas menyita barang bukti berupa sabu seberat 0,39 gram dan perangkat sabu yang kini diamankan di Polres Pamekasan.

Sementara berselang beberapa jam kemudian, Kamis (18/10/2018), sekitar pukul 00.30, aparat Polres Pamekasan menangkap dua orang sebagai bandar dan pengedar sabu dengan barang bukti sebanyak 7,65 gram, yang dibungkus kemasan poket kecil dan sebilah clurit.

Kedua tersangka itu, Siri (36) sebagai bandar sabu dan Sukirah (39), selaku pengedar sabu. Keduanya bertetangga warga Dusun Kwanyar Desa Dabuan Kecamatan Tlanakan Pamekasan. Dan mereka berdua ditangkap di rumah Siri, saat keduanya transaksi sabu.

Kapolres Pamekasan, AKBP Teguh Wibowo mengatakan, untuk tiga tersangka sekaligus napi yang ketahuan mengonsumsi  sabu itu, merupakan hasil penangkapan dari petugas lapas sendiri.  Dan ketiganya merupakan napi yang tersandung kasus sabu, hasil pengungkapan Polrestabes Surabaya yang ditahan di Lapas Kelas II-A, Pamekasan.

Ketiga napi itu, ketahuan mengkonsumsi sabu di dalam sel, kamar blok TR, nomor 1, di dalam Lapas Kelas II-A, Pamekasan. “Tadi malam, setelah kami mendapatkan penyerahan ketiga tersangka, ketiganya kami periksa dan sekarang sudah kami serahkan kembali ke lapas,” ujar Teguh Wibowo, Kamis (18/10/2018)

Menurut Teguh Wibowo, kedua tersangka Sirri dan Sukirah ini, petugas mendapatkan informasi dari warga, jika keduanya malam itu sedang melakukan transaksi sabu di rumha Siri. Kemudian petugas bergegas menuju lokasi untuk menangkap.

Namun saat keduanya digerebek, tersangka Sukirah berusaha melawan petugas dengan mengeluarkan sebilah clurit untuk melawan petugas. Ketika petugas mengeluarkan senjata api yang diarahkan kepada Sukirah, kala itu Sukirah langsung menyerahkan diri.

Dikatakan, dalam upaya memberantas sabu di wilayah Pamekasan ini, pihaknya tidak hanya memburu mereka yang dicurigai terindikasi penyalahgunaan narkoba. Selain itu, juga koordinasi dengan Lapas Pamekasan, agar di dalam Lapas juga bersih dari narkoba. “Ini bukti dari keseriusan kami dalam memberantas narkoba di Pamekasan,” ujar kapolres.

Penulis: Muchsin
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved