Breaking News:

Tuban

Diduga Depresi Cucunya Tewas Kecelakaan, Nenek Di Tuban Nekad Gantung Diri

Diduga, nenek Ranti nekad mengakhiri hidupnya karena depresi setelah cucunya meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.

Penulis: Mochamad Sudarsono | Editor: Achmad Amru Muiz
Kompas.com
Ilustrasi Mayat 

SURYAMALANG.COM, TUBAN - Warga Desa Ganaharjo Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban gempar dengan kenekatan nenek Ranti (63) yang melakukan gantung diri di dapur rumahnya, Selasa (30/10/2018). Diduga, nenek Ranti nekad mengakhiri hidupnya karena depresi setelah cucunya meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.

Kapolsek Semanding, AKP Desis Susilo mengatakan, berdasarkan keterangan dari tetangganya, saksi Rasi'in curiga karena sejak pagi rumah nenek Ranti dalam keadaan sepi.

Saksi sempat memanggil-manggil tapi tidak ada jawaban. Karena tak kunjung ada jawaban, saksi masuk ke dalam rumah nenek tersebut. Alangkah terkejutnya saksi begitu mengetahui nenek Ranti gantung diri.

"Saksi langsung teriak minta tolong yang didengar warga sekitar dan berdatangan ke rumah nenek Ranti," kata Desis.

Wargapun melaporkan kasus gantung diri nenek Ranti ke Polisi. 

Sejumlah petugas kepolisian langsung mendatangi rumah nenek Ranti. Diketahui,  nenek Ranti gantung diri menggunakan tali tampar plastik yang diikatkan di kayu blandar.

"Nenek tersebut gantung diri di dapur rumahnya," ucap Desis.

Selanjutnya petugas melakukan identifikasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Korban nenek Ranti menunjukkan ciri-ciri orang meninggal gantung diri. Dan dari tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," tutur Desi. 

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved