Malang Raya
Dinas Perdagangan Kota Malang Yakin Penuhi Target Rp 5,5 Miliar dari E-Retribusi
Tahun kemarin target kami Rp 4,9 miliar sudah terpenuhi dan kini berani mematok Rp 5,5 miliar di tahun 2019.
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Dinas Perdagangan Kota Malang menargetkan Rp 5,5 miliar dari pendapatan asli daerah pada tahun 2019.
"Tahun kemarin target kami Rp 4,9 miliar sudah terpenuhi dan kini berani mematok Rp 5,5 miliar di tahun 2019," ucap Wahyu, Kapala Dinas Perdagangan Kota Malang, ketika ditemui SURYAMALANG.COM pada Kamis (1/11/2018).
Ia menyebutkan, hasil dari E-Retribusi pasar mempunyai dampak yang sangat signifikan terutama mengenai pendapatan asli daerah.
Wahyu juga mengatakan, sebenarnya E-Retribusi pasar sudah dilakukan per 1 Agustus 2018.
"Dari 27 pasar yang ada di Kota Malang, sudah ada 15 pasar yang terpasang alat E-Retribusi," ucapnya.
Ia menjelaskan, pihaknya bekerja sama dengan Bank Jatim dan setiap pedagang diharuskan untuk memliki rekening untuk diterbitkan kartu ATM.
"E-Retribusi ialah pengganti karcis. Jadi tinggal geser aja dan langsung ke Bank Jatim," ujarnya
Saat ino ada 12 pasar yang belum menggunakan E-Retribusi karena menunggu alat dari Bank Jatim.
Sementara itu, ketika ditanya mengenai progres pembangunan Pasar Klojen, Wahyu menjelaskan akhir tahun ini Pasar Klojen sudah siap untuk digunakan.
"Kini Pasar Klojen pembangunan sudah mencapai 90%, tinggal pengecatan saja dan finishing," ucapnya.
Wahyu mengatakan, Pasar Klojen akan dikonsep menjadi pasar Warna-warni sesuai dengan ikon Kota Malang yang terkenal dengan Kampung Warna-Warni.
"Di Indonesia ada enam pasar yang berstandart SNI. Hanya ada satu di Jawa Timur, yaitu Pasar Oro-oro Dowo yang ada di Kota Malang," ungkapnya.
Wahyu mengatakan, nantinya Pasar Klojen diisi oleh 180 pedagang.
"Insyallah awal Januari 2019 pedagang bisa masuk ke pasar dan lapak-lapak yang ada di pinggir jalan akan kita bongkar," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pasar-bareng-malang_20181101_171641.jpg)