Kediri

Rini Berdandan Menor lalu Tawarkan Jasa Pijat di Tepi Jalan Wilayah Kediri

Petugas mendata gelandangan dan pengemis serta penderita jiwa yang terjaring razia di Barak Penampungan Semampir, Kota Kediri, Kamis (15/11/2018).

Rini Berdandan Menor lalu Tawarkan Jasa Pijat di Tepi Jalan Wilayah Kediri
didik mashudi
Petugas mendata gelandangan dan pengemis serta penderita jiwa yang terjaring razia di Barak Penampungan Semampir, Kota Kediri, Kamis (15/11/2018). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Razia gabungan yang melibatkan polisi, Satpol PP dan petugas Kantor Dinas Sosial Kota Kediri mengamankan Rini (50) penderita jiwa yang menawarkan jasa pijat di pinggir jalan.

Rini diamankan petugas saat mangkal di Simpang Empat Bank Indonesia (BI) Kota Kediri, Kamis (15/11/2018).

Bagi masyarakat di Kota Kediri yang lewat di Perempatan BI biasa memergoki ulah Rini, yang berdandan menor dengan rambut di cat pirang dan merah.

Penderita gangguan jiwa ini sudah berulangkali terjaring razia petugas, namun tak lama kemudian berulah kembali.
Saat beraksi di pinggir jalan, biasanya Rini juga membawa poster yang bertuliskan menyediakan jasa pijat. Perempuan ini juga biasa mengomel sendiri.

Bersama Rini, petugas gabungan juga mengamankan 8 orang gelandangan dan pengemis (gepeng), anak jalanan serta orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang ditemukan berkeliaran di Kota Kediri.

Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri Nur Kamid menjelaskan, 9 orang gepeng, anjal dan ODGJ yang terjaring razia petugas dibawa ke Barak Penampungan Semampir.

"Hasil razia gabungan mengamankan 9 orang gepeng, anak jalanan dan ODGJ. Ada 5 perempuan dan 4 pria yang kami bawa ke Barak Semampir," jelasnya.

Petugas telah melakukan pendataan identitas yang terjaring razia. Tindaklanjut penanganan selanjutnya akan dilakukan oleh petugas Kantor Dinas Sosial.

Tags
Kediri
Penulis: Didik Mashudi
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved