Breaking News
Sabtu, 11 April 2026

Malang Raya

Dinkes Kota Malang Bekali Calon Pengantin Pengetahun Tentang Kehamilan

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang Asih Tri Rachmi menjelaskan, Dinkes lebih konsentrasi menyasar calon pengantin.

Penulis: Benni Indo | Editor: yuli
http://suryamalang.com
http://facebook.com/suryamalang.tribun | http://instagram.com/suryamalangcom | http://twitter.com/suryamalang 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Dinas Kesehatan Kota Malang mulai melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan angka harapan hidup seperti target yang ditetapkan Wali Kota Malang Sutiaji.  Salah satu langkah yang dilakukan Dinas Kesehatan adalah menyasar para calon pengantin (catin) yang nantinya berencana untuk melahirkan dan memiliki anak.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang Asih Tri Rachmi menjelaskan, Dinkes lebih konsentrasi menyasar calon pengantin. Para calon pengantin akan diberikan bekal dan tuntunan saat ibu hamil dan cara mengasuh anak sejak masih dini melalui buku kesehatan ibu dan anak (KIA).

“Jadi, biasanya buku KIA atau kita sebutnya sebagai buku pink itu diberikan pada saat ibu mengandung. Tapi sekarang diberikan kepada para calon pengantin," kata Asih, Rabu (21/11/2018).

Buku tersebut membahas tentang pengetahuan cara sehat ketika ibu hamil dan mengasuh anak. Buku itu bisa jadi panduan bagi catin yang nanti hamil. Informasi yang ada di dalamnya seperti cara nenjaga kehamilan, mengenal tanda kehamilan yang berbahaya, termasuk merawat bayi yang baru dilahirkan.

"Termasuk informasi tumbuh kembang bayi. Jika bayinya tidak sesuai pertumbuhannya, maka ada cara untuk merangsang bayi seperti tertera di dalam buku tersebut," jelas Asih.

Pembagian buku KIA tersebut sifatnya gratis. Dinkes Kota Malang bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang untuk menyalurkan buku tersebut. Dalam berbagai kesempatan, buku dibagikan ketika dilakukan seminar dengan mengundang calon pengantin.

"Kerja sama ini sudah lama, tapi dulu memang belum berkesinambungan. Sejak awal 2018 ini sudah mulai dilakukan secara berkelanjutan," tegas Asih. 

Tags
Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved