Blitar

Permainan Catur di Blitar Mendadak Jadi Ajang Pertumpahan Darah, Dada Korban Ditusuk Gunting

Permainan Catur di Blitar Mendadak Jadi Ajang Pertumpahan Darah, Dada dan Lengan Korban Ditusuk Gunting

Permainan Catur di Blitar Mendadak Jadi Ajang Pertumpahan Darah, Dada Korban Ditusuk Gunting
www.t-online.de
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Keheningan warga Desa Darungan, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, yang lagi tidur nyenyak, Jumat (23/11) dini hari, mendadak digemparkan oleh peristiwa perkelahian dua orang.

Itu karena salah seorang dari mereka terluka parah akibat dada dan lengannya ditusuk gunting.

Korban adalah Alfen Tanaza (18), warga Desa Darungan. Hingga kini, korban masih dirawat di RSUD Mardi Waluya, Kota Blitar.

Sebab, luka korban harus dijahit. Sementara, pelakunya yang bernama M Husain (22), warga Lingkungan, Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, dini hari itu langsung ditangkap petugas buser Polsek Kademangan.

"Dia sudah kami tahan, dengan barang bukti gunting yang dipakai menusuk korban," kata AKP Sapto Ramadi, Kapolsek Kademangan.

Menurut Sapto, kasus yang menggegerkan warga di saat tidur itu berawal dari kedua teman itu bermain catur.

Tak ada acara khusus, namun itu buat melekan (bergadang) mereka sendiri. Itu berlangsung di ruang tamu rumah temannya, Riki (20), warga Desa Darungan.

"Semula tak ada masalah karena mereka itu berteman," papar Sapto.

Nah, baru beberapa kali permainan catur dan pelaku sering kalah, mulai muncul cekcok.

Itu karena mereka saling ledek, meski itu awalnya hanya saling bercanda.

Halaman
12
Penulis: Imam Taufiq
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved