Breaking News:

Kabar Jakarta

Utang PLN Capai Rp 372 Triliun, Optimis Terbayar Tanpa Harus Menaikkan Tarif Listrik

Surat utang PLN mendapatkan rating invesment grade oleh lembaga rating global. Itu artinya, para investor percaya dengan kemampuan PLN

Editor: Achmad Amru Muiz
www.thenewstribe.com
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, JAKARTA - Nilai hutang PT Perusahaan Listrik Negara ( PLN) terus menggelembung. Per 30 September 2018 saja, utang perusahaan listrik plat merah itu tercatat Rp 373 triliun. Angka itu merupakan data yang sudah diaudit.

Adapun seperti ditunjukan oleh Kementerian BUMN saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR, utang PLN mencapai Rp 543 triliun. Namun angka ini belum dilakukan audit.

Direktur Keuangan PLN Sarwono Sudarto mengatakan, pihaknya yakin bisa melunasi utang tersebut. Hal itu dikarenakan PLN dipercaya oleh pelaku pasar. "Bisa (dilunasi). Kalau enggak dilunasi mereka enggak memberi utang," ujarnya usai rapat kerja di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/11/2018).

Sarwono mengatakan, surat utang PLN mendapatkan rating invesment grade oleh lembaga rating global. Itu artinya, para investor percaya dengan kemampuan PLN. Rating itu pula membuat bunga utang yang didapatkan oleh PLN terbilang kecil. Hal ini dianggap keuntungan untuk PLN sehingga tidak memberatkan perusahaan listrik plat merah itu.

"Kami punya room untuk bayarnya masih nanti dengan bunga yang lebih murah. Makanya dalam kondisi sekarang ini Insyaallah listrik tarifnya tidak akan naik. Dan itu bagus kan. Doakan saja kami bisa efiensi," kata dia.

Saat ditanya kapan utang itu bisa dilunasi, Sarwono mengatakan, utang jangka panjang PLN jatuh tempo 30 tahun. Meski begitu, pihaknya yakin PLN bisa melunasi utang itu menyusul investasi besar-besaran PLN

"Ada proyek yang memang kontraknya itu sangat murah. Selisih 1-2 sen dibanding sebelumya. Kami akan dapat menghemat. Jadi PLN akan mendapat keuntungan lebih baik," kata Sarwono.

"Kalau proyek-proyek yang baru ini jadi, kami punya keyakinan dengan catatan kondisi ekonomi yang seperti kita harapkan, kami kira kita akan mendapatkan keuntungan bagus sekali," sambung Sarwono.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved