Jalan Gubeng Ambles
Jalan Gubeng Ambles, Warga Rumahnya Terdampak Mengungsi Dan Minta Ganti Rugi
Tatik mengaku di perintahkan mengungsi melihat kondisi rumahnya yang banyak yang retak. Petugas menyebut dalam rumahnya sudah berlubang rawan ambles.
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Achmad Amru Muiz
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Tatik Effendy terpaksa harus mengungsi karena terdampak jalan ambles di Jalan Raya Gubeng, Rabu (19/12/2018). Tatik, yang rumahnya tepat di samping gedung Elizabeth, akhirnya harus mengungsi ke tempat lain. Lokasi jalan ambles hanya berjarak lima meter dari rumahnya.
Tatik mengaku di perintahkan mengungsi melihat kondisi rumahnya yang banyak yang retak. Bahkan, petugas menyebut bahwa dalam rumah Tatik sudah berlubang dan sangat rawan ikut ambles.
"Saat kejadian saya sedang keluar acara natal. Kaget begitu melihat rumah sudah retak-retak dan jalan semua ditutup," kata Tatik saat diwawancarai di lapangan.
Tatik mengatakan, rumahnya retak ini sudah kedua kalinya. Sebulan lalu rumahnya juga mengalami retak tiba-tiba. Tepatnya di garasi rumah, tiba-tiba rumah bagian garasi sudah retak kondisinya.
"Garasi saya ini juga retak. Kalau sekarang yang retak parah di bagian tembok yang mepet dengan gedung Elizabeth," katanya.
Ia berharap jika memang ini dampak proyek rumah sakit Siloam, maka pihak tersebut harus bertanggung jawab. Tatik menyayangkan mengapa pembangunan proyek di sana tidak dilakukan sesuai prosedur.
"Harusnya dibuatkan lempeng dulu. Ini juga rumah saya yang mepet dengan lokasi ambles. Saya harap ya ada ganti rugi," katanya.
Pihaknya mengatakan ia dan keluarga saat ini mengungsi meninggalkan rumah. Ia pindah ke cafe miliknya yangbtak jauh dari lokasi rumahnya.
Ia berharap petugas juga segera melakukan pengamanan di lokasi rumahnya. "Saya berharap segera ada penanganan, supaya tidak ikut ambles," tutur Tatik.